MURNI, SARINAH (2025) MAKNA SIMBOLIK DALAM TARIAN SAMAN (Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure). S1 thesis, universitas malikussaleh.

[img] Text
COVER.pdf

Download (53kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (14kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (150kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (148kB)
[img] Text
SARINAH MURNI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Tari Saman merupakan Tari tradisional masyarakat Gayo atau suku Gayo yang mendiami kabupaten Gayo Lues dan berdasarkan penuturan berbagai kalangan masyarakat Gayo Lues, asal kata saman berasal dari kata sammaniyah yang mengembangkan ajaran agama Islam di Kabupaten Gayo Lues. pada waktu itu Syeh Saman melihat suatu kesenian tradisi masyarakat Gayo yang di sebut Pok Ane. pok Ane adalah suatu kesenian tradisional masyarakat Gayo Lues dengan menepukan tangan dan dada sambil bernyayi riang serta melantunkan syair ataupun kata-kata seperti pantun. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna simbolik yang terkandung dalam Tarian Saman melalui pendekatan Semiotika Ferdinand de Saussure. Yang memandang tanda sebagai kesatuan antara penanda (Signifier) dan Petanda (Signified). Tari saman sebagai salah satu warisan budaya takbenda masyarakat Gayo Lues, tidak hanya memiliki estetika, tetapi menyimpan pesan-pesan budaya yang di wujudkan melalui syair, pakaian, dan gerakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data di peroleh dari hasil wawacara, dokumentasi, dan buku-buku yang berkaitan dengan Tarian Saman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa setiap unsur dalam Tarian Saman mengandung makna simbolik yang erat kaitannya dengan indentitas dan nilai-nilai di dalam masyarakat Gayo. Gerakan mencerminkan kebersamaan, dan kekompakan. Syair menyampaikan pesan moral, dakwah, dan penghormatan kepada Allah SWT. Pakaian penari dengan warna dan motif khas kerawang Gayo yang melambangkan keberanian, kemuliaan, kesuburan, dan kehormatan. Hubungan antara penanda dan petanda pada setiap unsur Tarian Saman bersifat konvensional, di bentuk oleh kesepakatan sosial dan di wariskan secara turun temurun.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201 - Jurusan Ilmu Komunikasi
Depositing User: MURNI SARINAH
Date Deposited: 11 Feb 2026 07:56
Last Modified: 11 Feb 2026 07:56
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18259

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by