Nurfazila, Nurfazila (2025) KOMUNIKASI NONVERBAL PADA PENYANDANG AUTISME DALAM FILM “MIRACLE IN CELL NO.7” VERSI KOREA (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
NURFAZILA_190240100_Cover.pdf Download (109kB) |
|
|
Text
NURFAZILA_190240100_Abstrak.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
NURFAZILA_190240100_Bab l.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
NURFAZILA_190240100_Daftar Pustaka.pdf Download (367kB) |
|
|
Text
NURFAZILA_190240100_Komunikasi Nonverbal Pada Penyandang Autisme Dalam Film Miracle In Cell No. 7 Versi Korea (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce) .pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi nonverbal yang dilakukan oleh tokoh penyandang autisme dalam film Miracle in Cell No. 7 versi Korea. Tokoh utama, Lee Yong Goo, merupakan seorang ayah yang mengalami keterbelakangan mental dan dituduh melakukan kejahatan yang tidak dilakukannya. Dalam keterbatasan kemampuan verbalnya, Lee Yong Goo menggunakan komunikasi nonverbal seperti ekspresi wajah, gerakan tubuh, suara tanpa kata, serta penggunaan objek dan simbol untuk menyampaikan emosi, niat, dan kebutuhan kepada lingkungan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce yang mengklasifikasikan tanda menjadi ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikon dalam film ditampilkan melalui ekspresi wajah seperti senyum, tangisan, dan ketakutan yang mencerminkan emosi karakter. Indeks terlihat melalui tindakan seperti pelukan, genggaman tangan, dan tangisan keras yang menunjukkan hubungan sebab-akibat atau kondisi emosional. Simbol muncul dalam bentuk benda seperti tas Sailor Moon yang menjadi lambang kasih sayang Lee Yong Goo terhadap putrinya. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal berperan penting dalam menyampaikan makna, terutama bagi individu dengan autisme yang memiliki keterbatasan dalam bahasa verbal. Representasi tokoh autis dalam film ini juga memberikan kontribusi terhadap pemahaman sosial dan budaya tentang kondisi autisme serta memperkuat pesan kemanusiaan melalui media visual. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi akademik bagi kajian komunikasi, film, dan studi disabilitas, serta dapat menjadi landasan bagi pengembangan media yang lebih inklusif terhadap penyandang autisme.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi Nonverbal, Autisme, Semiotika Peirce, Film Korea, Miracle in Cell No. 7 |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HE Transportation and Communications P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201 - Jurusan Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | nur fazila dila |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 03:46 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 03:46 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18342 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




