ZUHIRA, CUT (2026) ANALISIS MAKNA LIRIK LAGU KUTIDHIENG DALAM KOMUNIKASI KEARIFAN LOKAL ACEH. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
abstrak cut zuhira.pdf Download (301kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (504kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (487kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_CUT ZUHIRA_220240016 (1).pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam makna lirik lagu Kutidhieng sebagai sarana komunikasi kearifan lokal masyarakat Aceh. Studi ini dilatarbelakangi oleh fenomena pergeseran peran musik tradisional di era globalisasi, dimana lagu tradisional sering kali hanya dilihat sebagai media hiburan dan karya seni saja, sehingga makna simbolis serta nilai-nilai filosofisnya terabaikan. Fokus penelitian ini adalah lirik Kutidhieng, sebuah karya sastra lisan tradisional dari wilayah pantai barat-selatan Aceh, yang telah diaransemen ulang oleh seniman Teuku Khamsafuddin dan dipopulerkan oleh penyanyi Liza Aulia. Untuk menggali makna lirik tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis teori semiotika struktural Ferdinand de Saussure, yang berfokus pada komponen signifier (penanda) dan signified (petanda). Pengumpulan data dilakukan secara menyeluruh melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan informan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Aceh lama dalam lirik tersebut berfungsi sebagai penanda makna. Di sisi lain, gaya tutur yang lembut serta penggambaran harimau putih sebagai simbol kemurnian praktik para Aulia (wali atau orang saleh) menjadi sebuah tanda yang sarat makna. Secara keseluruhan, lirik lagu ini mencerminkan model komunikasi transendental dan kekayaan kearifan lokal Aceh yaitu, etika menjaga keseimbangan alam liar, sumber inspirasi semangat perjuangan (jihad), penghormatan mendalam terhadap para Aulia, serta proses transformasi tradisi ritual kuno menjadi praktik keagamaan yang berlandaskan tauhid. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lagu Kutidhieng tidak hanya berfungsinya sebagai karya seni musik semata, melainkan berperan sebagai media komunikasi budaya yang efektif untuk mewariskan nilai-nilai moral, kearifan lokal, dan etika ekologis masyarakat Aceh.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications M Music and Books on Music > M Music P Language and Literature > P Philology. Linguistics P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201 - Jurusan Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Cut Zuhira z ira |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 08:55 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 08:55 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23211 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




