GULO, TITIN HANDAYANI (2026) POLITICAL BRANDING DALAM TATA KELOLA PEMERINTAHAN DAERAH: ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK WALIKOTA SIBOLGA TAHUN 2025-2030 DALAM PROYEK REVITALISASI STADION HORAS. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
COVER TITIN.pdf

Download (185kB)
[img] Text
ABSTRAK TITIN.pdf

Download (194kB)
[img] Text
BAB 1 TITIN.pdf

Download (262kB)
[img] Text
DAPUS TITIN.pdf

Download (183kB)
[img] Text
Skripsi Bab 1-5 Titin (1) (1) (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena revitalisasi Stadion Horas di Kota Sibolga yang tidak hanya dipandang sebagai proyek pembangunan infrastruktur publik, tetapi juga sebagai bagian dari strategi political branding yang dilakukan oleh Wali Kota Sibolga melalui komunikasi politik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis political branding Wali Kota Sibolga dalam proyek revitalisasi Stadion Horas serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan menghambat strategi komunikasi politik yang dilakukan. Analisis penelitian ini menggunakan teori Political Branding yang dikemukakan oleh Bruce I. Newman dan Margaret Scammell, teori Komunikasi Politik menurut Nimmo, McNair, dan Arifin, serta konsep Good Governance yang dikembangkan oleh United Nations Development Programme (UNDP) dan Sedarmayanti. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling yang melibatkan unsur pemerintah daerah, DPRD, media, tokoh masyarakat, komunitas olahraga, dan masyarakat sekitar Stadion Horas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa political branding Wali Kota Sibolga dibangun melalui revitalisasi Stadion Horas sebagai simbol pembangunan daerah, realisasi komitmen pemerintah, dan bentuk kepedulian terhadap kepentingan masyarakat. Strategi komunikasi politik dilakukan melalui pemanfaatan media massa, media sosial, konferensi pers, sosialisasi, serta komunikasi langsung dengan masyarakat sehingga mampu membentuk citra kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada pembangunan. Faktor internal yang mendukung strategi komunikasi politik meliputi kepemimpinan Wali Kota, koordinasi organisasi perangkat daerah, tim komunikasi pemerintah, dan dukungan anggaran. Sementara itu, faktor eksternal yang mendukung meliputi dukungan DPRD, masyarakat, media, dan komunitas olahraga. Adapun faktor penghambat berasal dari keterbatasan anggaran, koordinasi internal, kritik masyarakat, pemberitaan media, kepentingan politik, serta penyebaran informasi yang kurang akurat di media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi Stadion Horas tidak hanya berfungsi sebagai pembangunan fisik, tetapi juga menjadi instrumen political branding yang memperkuat citra kepemimpinan Wali Kota Sibolga melalu

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JC Political theory
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 67201 - Jurusan Ilmu Politik
Depositing User: Titin Handayani Gulo
Date Deposited: 31 Aug 2026 06:03
Last Modified: 31 Aug 2026 06:03
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21887

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by