SIANIPAR, THRESYA AUDRIANICA (2026) STRATEGI KOMUNIKASI ANTARPRIBADI MAHASISWA BERKEPRIBADIAN AVOIDANT DI PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH ANGKATAN 2022. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER THRESYA.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
ABSTRAK THRESYA.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
BAB I THRESYA.pdf Download (298kB) |
|
|
Text
DAPUS THRESYA.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
Skripsi Audri Cute1 (1) (2).pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul "Strategi Komunikasi Antarpribadi Mahasiswa Berkepribadian avoidant di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh Angkatan 2022". Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana strategi komunikasi antarpribadi yang diterapkan oeleh mahasiswa berkepribadian avoidant dalam menghadapai tuntutan akademik dan sosial di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh angkatan 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana strategi komunikasi antarpribadi yang digunakan mahasiswa berkepribadia avoidant dalam menghadapi tuntutan akademik dan sosial. Jumlah dalam penelitian ini sebanyak lima orang yang berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh angkatan 2022. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis untuk mempresentasikan, mengurangi, dan menarik kesimpulan dari hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa berkepribadian avoidant menerapkan strategi komunikasi antarpribadi melalui aspek keterbukaan (openness), empati (empathy), dukungan (supportiveness) dan rasa positif (positiveness). Secara selektif, keterbukaan dilakukan dengan hanya berkomunikasi dengan orang-orang yang dipercaya. Meskipun empati tidak selalu diungkapkan secara verbal, sikap empati ditunjukkan dengan memperhatikan keadaan orang lain. Meningkatkan keberanian mereka untuk berinteraksi membutuhkan dukungan dari lingkungan yang menerima dan tidak menghakimi. Meskipun kecemasan sosial masih ada, rasa positif dibangun melalui membangun kepercayaan diri. Selain itu, mahasiswa yang menghindari komunikasi cenderung menggunakan komunikasi digital dan kelompok kecil untuk mengurangi tekanan komunikasi langsung. Menurut teori pengungkapan diri (self-disclosure) Altman dan Taylor, keluasan (breadth) dan kedalaman (depth) pengungkapan diri siswa berkepribadian avoidant masih relatif terbatas. Namun, seiring dengan meningkatnya kepercayaan, kenyamanan, dan penerimaan dari lingkungan sosial dan akademik, pengungkapan diri mereka secara bertahap meningkat.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201 - Jurusan Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Thresya Audrianica Sianipar |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 03:13 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 03:13 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21335 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




