ULFI, CUT KHAIRA (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR SARANA PRASARANA PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR DI SD NEGERI 17 DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (73kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (260kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (392kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (261kB) |
|
|
Text
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Pendidikan yang berkualitas tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan sarana dan prasarana yang memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sekolah Dasar (SD) Negeri 17 Dewantara menghadapi kondisi di mana kekurangan ruang kelas memaksa laboratorium komputer dan perpustakaan dialihfungsikan sebagai ruang belajar harian, siswa menjalani sistem masuk bergantian, dan mushala sebagai prasarana ibadah sama sekali belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan standar sarana dan prasarana berdasarkan Permendikbudristek Nomor 22 Tahun 2023 di laksanakan di sekolah tersebut, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan standar sarana dan prasarana di SD Negeri 17 Dewantara belum dapat dijalankan secara penuh. Dari dimensi material, sekolah menghadapi keterbatasan fisik berupa kekurangan ruang kelas yang memaksa penerapan sistem belajar bergantian dan alih fungsi laboratorium serta gudang menjadi ruang darurat, ditambah dengan ketiadaan mushala sebagai prasarana ibadah. Dari dimensi eksternal, sekolah menghadapi tekanan dari standar nasional yang harus dipenuhi namun tidak mendapatkan dukungan dan respons yang memadai dari pemerintah daerah. Seluruh warga sekolah telah memahami standar tersebut, namun pemahaman itu belum dapat diwujudkan karena keterbatasan yang ada, sehingga sekolah harus melakukan penyesuaian agar pembelajaran tetap berjalan. Hambatan utama yang ditemukan meliputi dana BOS yang tidak mencukupi untuk pembangunan fisik, pertumbuhan jumlah siswa yang melampaui kapasitas ruang, lambatnya respons pemerintah daerah, serta keterbatasan kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola sarana dan prasarana. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah segera memprioritaskan pembangunan ruang kelas dan mushala.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | CUT KHAIRA ULFI |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 09:02 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 09:02 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21246 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




