Rahmat, Martua (2026) Pengaruh Ethical Judgment, Moral Judgment dan Smart Shopper Self-perception terhadap Purchase Intention Counterfeit Luxury Products dengan Attitude toward Counterfeit Luxury Products Sebagai Variabel Mediasi serta Cultural Differences Konsumen Indonesia dan Malaysia sebagai Variabel Moderasi. S2 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (435kB) |
|
|
Text
DAFTAR REFERENSI.pdf Download (308kB) |
|
|
Text
Full-text.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh ethical judgment, moral judgment, dan smart shopper self-perception terhadap purchase intention counterfeit luxury products, dengan attitude toward counterfeit luxury products sebagai variabel mediasi serta cultural differences konsumen Indonesia dan Malaysia sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada konsumen kelas menengah ke atas di Indonesia dan Malaysia yang pernah membeli produk mewah tiruan kategori fesyen dan aksesori dalam 12 bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 252 responden yang terdiri atas 126 responden Indonesia dan 126 responden Malaysia. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moral judgment berpengaruh signifikan terhadap attitude toward counterfeit luxury products maupun purchase intention, serta attitude toward counterfeit luxury products berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan tersebut. Sebaliknya, ethical judgment dan smart shopper self-perception tidak berpengaruh signifikan terhadap attitude toward counterfeit luxury products maupun purchase intention, sehingga peran mediasi attitude toward counterfeit luxury products pada kedua variabel tersebut dikategorikan sebagai non mediation. Selain itu, hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa cultural differences tidak memoderasi pengaruh ketiga variabel independen terhadap purchase intention, yang berarti pola pengaruhnya relatif serupa antara konsumen Indonesia dan Malaysia. Temuan ini memberikan implikasi bahwa penilaian moral, bukan penilaian etis normatif atau persepsi diri sebagai pembeli cerdas, merupakan faktor psikologis yang paling konsisten dalam membentuk sikap dan niat pembelian produk mewah tiruan pada konteks konsumen Asia Tenggara. Kata Kunci: Ethical Judgment, Moral Judgment, Smart Shopper Self-Perception, Purchase Intention, Cultural Differences
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HC Economic History and Conditions H Social Sciences > HF Commerce |
| Divisions: | Pascasarjana > 61101 - Magister Ilmu Manajemen |
| Depositing User: | Martua Rahmat |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 06:43 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 06:43 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20847 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




