TAMIR, MUHAMMAD (2026) STRATEGI BERTAHAN PEDAGANG PAKAIAN DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN DENGAN E-COMMERCE (Studi Kasus di Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen). S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
cover.pdf Download (103kB) |
|
|
Text
abstrak.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
dapus.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
MUHAMMAD TAMIR fuII.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji strategi bertahan pedagang pakaian dalam menghadapi persaingan dengan e-commerce di Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Perkembangan e-commerce telah mengubah pola konsumsi masyarakat dan menimbulkan tekanan terhadap pedagang tradisional, sehingga diperlukan strategi adaptasi agar usaha tetap bertahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pedagang pakaian memanfaatkan modal sosial serta bentuk inovasi yang dilakukan dalam menghadapi persaingan di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan Teori Modal Sosial. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan pedagang pakaian, karyawan toko, dan konsumen. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bertahan pedagang pakaian dilakukan melalui pemanfaatan modal sosial yang meliputi kepercayaan, jaringan sosial, serta norma dan solidaritas antar pedagang. Kepercayaan menjadi faktor utama dalam mempertahankan loyalitas pelanggan, sementara jaringan sosial berperan dalam memperoleh informasi dan sumber daya usaha. Selain itu, pedagang juga melakukan inovasi sebagai bentuk adaptasi, seperti pemanfaatan media sosial, penerapan strategi hybrid (offline dan online), serta peningkatan kualitas pelayanan sebagai diferensiasi dari e-commerce. Namun, keterbatasan literasi digital dan akses teknologi menjadi hambatan dalam memperluas jangkauan pasar.Penelitian ini menyimpulkan bahwa modal sosial dan inovasi sosial menjadi strategi utama dalam mempertahankan eksistensi pedagang pakaian di tengah disrupsi e-commerce. Meskipun demikian, diperlukan peningkatan kemampuan digital agar pedagang dapat beradaptasi secara lebih optimal terhadap perkembangan ekonomi digital.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 69201 - Jurusan Sosiologi |
| Depositing User: | MUHAMMAD TAMIR |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 06:40 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 06:40 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/20300 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




