ARSY, MULIYA (2026) GAYA KOMUNIKASI MASTER OF CEREMONY (MC) DALAM MEMANDU ACARA PERNIKAHAN DI KOTA LHOKSEUMAWE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
COVER.pdf

Download (100kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (221kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (190kB)
[img] Text
DAPUS.pdf

Download (181kB)
[img] Text
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini membahas gaya komunikasi yang digunakan Master of Ceremony (MC) dalam memandu acara pernikahan di Kota Lhokseumawe. Latar belakang penelitian ini didasari oleh penggunaan jasa MC pernikahan yang semakin berkembang dan setiap MC memiliki gaya komunikasi yang berbeda-beda. Perbedaan gaya ini memengaruhi suasana acara, kenyamanan pengantin dan tamu, serta kesan yang ditinggalkan setelah acara selesai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan gaya komunikasi Master of Ceremony dalam memandu acara pernikahan di Kota Lhokseumawe, serta melihat bagaimana gaya tersebut membantu menciptakan suasana yang hangat, harmonis, dan komunikasi yang efektif selama acara berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi serta menggunakan teori gaya komunikasi Robert Norton (Gaya Dominan, Gaya Dramatis, Gaya Argumentatif / Kontroversial, Gaya Animasi Ekspresif, Gaya Santai, Gaya Perhatian, Gaya Komunikasi Terbuka, Gaya Bersahabat. Hasil penelitian mengenai Gaya Komunikasi Master of Ceremony (MC) Dalam Memandu Acara Pernikahan di Kota Lhokseumawe dengan menggunakan teori Gaya Komunikasi Robert Norton, dapat disimpulkan bahwa tidak seluruh gaya komunikasi tersebut diterapkan oleh para MC yang diteliti. Dari sembilan gaya komunikasi yang dikemukakan oleh Robert Norton, hanya delapan gaya yang ditemukan dalam praktik komunikasi MC Tri Sabarani, Hasrul Azis, dan Muhammad Khalilullah saat memandu acara pernikahan. Hal ini menunjukkan bahwa para MC tersebut cenderung menyesuaikan gaya komunikasinya dengan konteks acara, situasi audiens, serta tuntutan peran sebagai pembawa acara, sehingga satu gaya komunikasi tidak digunakan karena dianggap kurang relevan atau tidak sesuai dengan suasana sakral dan formal dalam acara pernikahan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201 - Jurusan Ilmu Komunikasi
Depositing User: MULIYA ARSY
Date Deposited: 13 Feb 2026 03:13
Last Modified: 13 Feb 2026 03:13
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18337

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by