Bustami, Syeh Yazid (2026) EKSISTENSI BERTINGGAL DALAM KAJIAN ARSITEKTUR DI RUMAH TRADISIONAL ACEH Studi Kasus di kecamatan Paya Bakong Aceh Utara. S1 thesis, Universitas malikussaleh.

[img] Text
COVER SYEH YAZID BUSTAMI.pdf

Download (63kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA SYEH YAZID BUSTAMI.pdf

Download (92kB)
[img] Text
BAB I SYEH YAZID BUSTAMI.pdf

Download (141kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA SYEH YAZID BUSTAMI.pdf

Download (92kB)
[img] Text
SYEH YAZID BUSTAMI_200160097.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Abstrak Rumoh Tradisional Aceh merupakan arsitektur tradisional Nusantara yang merepresentasikan kearifan lokal, nilai budaya, serta ajaran keislaman yang kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh. Namun, arus modernisasi dan perubahan gaya hidup menyebabkan semakin berkurangnya Rumoh Tradisional Aceh yang difungsikan sebagai hunian, khususnya di Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan mengkaji keberlanjutan bermukim masyarakat pada Rumoh Aceh serta memahami makna arsitektural, sosial, dan spiritual yang masih dipertahankan di tengah berbagai bentuk transformasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Rumoh Tradisional Aceh yang masih dihuni di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi bermukim dalam Rumoh Aceh dapat dipahami melalui kerangka The Fourfold Martin Heidegger, yang meliputi hubungan dengan bumi (earth), langit (sky), manusia (mortals), serta nilai religius dan spiritual (divinities). Tata ruang Rumoh Aceh mendukung pertumbuhan fisik, mental, dan sosial penghuni, memperkuat interaksi keluarga dan lingkungan, serta mencerminkan hubungan harmonis dengan alam. Nilai religius tetap terjaga melalui orientasi bangunan ke arah kiblat dan fungsi ruang sebagai pusat aktivitas spiritual, meskipun beberapa elemen fisik seperti ukiran mengalami pengurangan. Penelitian ini menegaskan bahwa Rumoh Aceh tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai simbol identitas budaya dan spiritual masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pelestarian yang adaptif dan berkelanjutan agar Rumoh Tradisional Aceh tetap relevan sebagai hunian sekaligus warisan budaya di tengah perkembangan zaman. Kata kunci: Eksistensi Bertinggal Dalam Kajian Arsitektur Di Rumah Tradisional Aceh

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Fakultas Teknik > 23201 - Jurusan Teknik Arsitektur
Depositing User: syeh yazid bustami
Date Deposited: 13 Feb 2026 02:50
Last Modified: 13 Feb 2026 02:50
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18325

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by