Fazriani, Liana (2026) ANALISIS PENGARUH SHIFT KERJA TERHADAP BEBAN KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DI PT. SINERGI GULA NUSANTARA KWALA MADU. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Cover. pdf.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (289kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (399kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (409kB) |
|
|
Text
Full text.pdf.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
PT. Sinergi Gula Nusantara Kwala Madu ialah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri perkebunan dan pengolahan tebu menjadi produk jadi yang disebut gula. Perusahaan ini memiliki area perkebunan sendiri yang terlibat langsung dalam penanaman, pemeliharaan hingga proses produksi. Pola kerja yang diberlakukan pada pabrik gula menerapkan sistem kerja non shift dan sistem kerja shift yang dibagi menjadi dalam tiga shift yaitu : shift I (Pagi) mulai jam 07.00 – 15.00, shift II (Sore) 15.00 – 23:00, shift III (Malam) 23:00 – 07:00, dengan diselingi rehat waktu sholat, makan atau keperluan emergency lainnya. Artinya karyawan yang bekerja pada shift pagi akan bekerja pada shift sore di minggu berikutnya, shift kerja ini berlaku pada bagian departemen produksi. Pada karyawan yang bekerja pada shift malam memiliki keluhan-keluhan fisik seperti pegal-pegal pada bagian tubuh tertentu, seperti pegal pada bagian leher, pinggang, bahu dan punggung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh shift kerja terhadap beban kerja karyawan di PT. Sinergi Gula Nusantara serta memberikan saran solusi perbaikan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan 96 responden, kuisioner, pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran beban kerja menggunakan NASA-TLX (Task Load Index) dengan pengujian normalitas data dan pengujian Anova menggunakan aplikasi SPSS IBM Stastistic 25. Hasil perhitungan NASA-TLX menunjukkan bahwa skor rata-rata beban kerja karyawan shift pagi sebesar 70,64 dengan tingkat beban kerja yang tinggi dan skor rata-rata beban kerja karyawan shift sore sebesar 79,51 dengan tingkat beban kerja yang sedang dan skor rata-rata beban kerja karyawan shift malam sebesar 80,82 dengan tingkat beban kerja yang sedang, pengujian menunjukan bahwa uji normalitas data dianggap normal karena nilai shift sig > 0,05, dilanjutkan dengan uji Anova dianggap signifikan karena nilai sig < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan. Sehingga diperlukan usulan perbaikan dengan menerapan sistem shift yang baru, pembangunan fasilitas dan prasarana pendukung, dan memberikan pelatihan kesehatan kerja yang rutin, sehingga dapat meminimasi beban kerja karyawan dan bisa dapat meningkatkan kinerja karyawan. Kata Kunci : Beban Kerja, Ergonomi, Nasa-TLX, Shift Kerja, Workload Analysis
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 26201 - Jurusan Teknik Industri |
| Depositing User: | Liana Fazriani |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 08:19 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 08:19 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18179 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




