DALIMUNTHE, ANNISA (2025) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SELF-EFFICACY MATEMATIS SISWA. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Annisa Dalimunthe_210710075-cover.pdf Download (23kB) |
|
|
Text
Annisa Dalimunthe_210710075-abstrak.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
Annisa Dalimunthe_210710075-bab 1.pdf Download (140kB) |
|
|
Text
Annisa Dalimunthe_210710075-daftar pustaka.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
Annisa Dalimunthe_210710075.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
ANNISA DALIMUNTHE: Pengaruh Model Pembelajaran Collaborative Problem Solving Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Self-efficacy Matematis Siswa. Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Malikussaleh,2025. Kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy siswa yang rendah disebabkan kurangnya penerapan model pembelajaran inovatif. Model pembelajaran collaborative problem solving merupakan salah satu solusi yang dapat melibatkan siswa secara aktif untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis dalam menyelesaikan masalah sehari-hari. Model pembelajaran collaborative problem solving tidak hanya berpotensi mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis, tetapi juga dapat melatih dan mengembangkan self-efficacy matematis siswa karena langkah-langkah pembelajarannya berkaitan dengan indikator self-efficacy matematis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengaruh model pembelajaran collaborative problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy matematis siswa lebih baik dari pada siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain The Nonequivalent PretestPosttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 8 Lhokseumawe. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, dimana kelas VII-1 sebagai kelas kontrol sebanyak 21 siswa dan kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen sebanyak 21 siswa. Adapun instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket self-efficacy matematis yang diberikan kepada kedua kelas sebelum dan sesudah diterapakan model pembelajaran collaborative problem solving. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji independent sampel t-test dan Mann-Whitney dengan berbantuan software SPPS. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh model pembelajaran collaborative problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan nilai signifikan Asymp. Sig.(2-tailed) sebesar 0, 051. Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis Sig.2- tailed ≥ 0,05, maka H0 diterima. Sedangkan hasil uji hipotesis angket self-efficacy menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh model pembelajaran collaborative problem solving terhadap self-efficacy matematis siswa dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,465. Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis Sig. (2- tailed) ≥ 0,05, maka H0 diterima.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 84202 - Jurusan Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Annisa Dalimunthe |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 04:41 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 04:41 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17401 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




