Rahmad, Rahmad (2026) MODEL PEMETAAN DAERAH HASIL PERIKANAN UDANG VANAME DAN JALUR RANTAI PASOK MENGGUNAKAN GETIS-ORD DAN ALGORITMA ANT COLONY DI WILAYAH PESISIR UTARA ACEH BERBASIS GIS. S2 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.

[img] Text
COVER.pdf

Download (3MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (3MB)
[img] Text
DAPUS.pdf

Download (3MB)
[img] Text
TESIS_RAHMAD FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
Official URL: https://unimal.ac.id/

Abstract

Produksi udang vaname merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perikanan budidaya di wilayah Pesisir Utara Aceh yang memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat pesisir. Informasi mengenai pola sebaran produksi dan efisiensi jalur rantai pasok masih terbatas sehingga diperlukan analisis berbasis spasial untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah konsentrasi produksi udang vaname menggunakan metode Getis-Ord Gi* serta mengoptimalkan jalur rantai pasok menggunakan algoritma Ant Colony Optimization (ACO) berbasis Geographic Information System (GIS). Penelitian dilakukan pada 22 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, dan Aceh Timur dengan total produksi udang vaname sebesar 6.231,29 ton per tahun. Hasil analisis Getis-Ord Gi* menunjukkan bahwa Kecamatan Nurussalam teridentifikasi sebagai hotspot dengan nilai GiZScore sebesar 2,2946 dan p-value sebesar 0,0218, sedangkan Kecamatan Lapang dan Baktiya Barat teridentifikasi sebagai coldspot dengan nilai GiZScore sebesar -2,3479 dan p-value sebesar 0,0189. Sebanyak 19 kecamatan lainnya berada pada kategori not significant. Selanjutnya, optimasi rantai pasok dilakukan terhadap 61 titik tambak yang terhubung dengan tiga titik penampungan utama, yaitu PPI Peudada, PPI Krueng Mane, dan Pelabuhan Perikanan Idi. Hasil penerapan algoritma ACO menunjukkan bahwa total jarak distribusi dapat dikurangi dari 1905,92 km menjadi 1905,60 km sehingga diperoleh penghematan jarak sebesar 0,32 km dengan tingkat efisiensi sebesar 0,02%. Selain itu, Kecamatan Peudada memiliki nilai cost distribusi terendah sebesar 1,39 km, sedangkan Kecamatan Nurussalam sebagai wilayah hotspot memiliki nilai cost distribusi sebesar 16,07 km. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi metode Getis-Ord Gi* dan algoritma Ant Colony Optimization berbasis Geographic Information System mampu mengidentifikasi wilayah prioritas produksi serta menghasilkan jalur distribusi yang lebih efisien untuk mendukung pengembangan rantai pasok udang vaname di wilayah Pesisir Utara Aceh. Kata Kunci : Ant Colony Optimization, Geographic Information System, GetisOrd Gi*, Hotspot, Rantai Pasok, Udang Vaname.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Pascasarjana > 71102 - Magister Teknologi Informasi
Depositing User: rahmad ,
Date Deposited: 28 Oct 2026 06:48
Last Modified: 28 Oct 2026 06:48
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23799

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by