KHAIRANI, SINDI (2026) KOMUNIKASI INTRAPERSONAL DALAM MENURUNKAN STRES AKADEMIK MELALUI MUSIK (Studi Fenomenologi Pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh Angkatan 2022). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER SINDI.pdf Download (94kB) |
|
|
Text
ABSTRAK SINDI.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
BAB 1 SINDI.pdf Download (283kB) |
|
|
Text
DAPUS SINDI.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
SKRIPSI SINDI KHAIRANI.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian yang berjudul ”Komunikasi Intrapersonal Dalam Menurunkan Stres Akademik Melalui Musik (Studi Fenomenologi Pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh Angkatan 2022)” ini dilatarbelakangi oleh fenomena stres akademik yang dialami mahasiswa tingkat akhir dalam proses penyelesaian skripsi, seperti kecemasan revisi/bimbingan, tuntutan kelulusan, dan kejenuhan akademik (burnout). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana komunikasi intrapersonal melalui musik dapat menurunkan stres akademik serta menjadi saluran self-healing mandiri pada mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh angkatan 2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang melibatkan 5 orang informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria utama: mahasiswa aktif Ilmu Komunikasi angkatan 2022 Universitas Malikussaleh yang sedang menyusun skripsi, sedang atau pernah mengalami stres akademik, dan mendengarkan musik sebagai sarana relaksasi dan self-healing. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam selama jangka waktu 1 bulan dimulai dari 1 Agustus hingga 31 Agustus 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi intrapersonal melalui musik berfungsi sebagai sarana pereda stres akademik, di mana informan secara mandiri mencerna pesan dalam musik untuk mengubah suasana hati. Berdasarkan empat tahapan Mood Management Theory, proses selfhealing kelima informan terwujud dalam empat tahapan: 1. Potensi rangsangan (excitatory potential) nada dan tempo menenangkan membantu menetralkan emosi; 2. Valensi hedonik (hedonic valence) perasaan negatif beralih menjadi suasana hati yang nyaman dan lega; 3. Afinitas semantik (semantic affinity) kesesuaian makna terjadi saat informan memilih musik berafirmasi positif sebagai penguat proses selfhealing; 4. Potensi penyerapan (absorption potential) musik secara utuh memindahkan fokus pikiran informan dari tekanan skripsi. Efek relaksasi dan kondisi emosional yang stabil rata-rata dicapai informan setelah terpaan musik berlangsung 15 hingga 30 menit (setara dengan lagu ke-3 hingga ke-5). Rangkaian pemrosesan pesan tersebut pada akhirnya mewujud dalam integrasi tiga bentuk respons internal (sensori, kognitif, dan behavioral), di mana kelima informan menunjukkan variasi kecenderungan respons yang dominan berbeda-beda tergantung pada kecenderungan personal dan bentuk stres akademik yang dihadapi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi intrapersonal melalui musik menyampaikan pesan positif (afirmasi) dan efek relaksasi yang berfungsi sebagai strategi self-healing untuk mengelola serta menurunkan stres akademik secara optimal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201 - Jurusan Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | SINDI KHAIRANI |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 06:21 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 06:21 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23682 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




