LUBIS, NUR KAIRANI (2026) STRATEGI ADAPTIF PENGUSAHA LOKAL DALAM PERSAINGAN PASAR (Analisis Praktik Sosial Pierre Bourdieu Pada Usaha Tahu Pak Jawa Sekata Di Kecamatan Sirandorung Kabupaten Tapanuli Tengah). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER KAIRANI.pdf Download (66kB) |
|
|
Text
ABSTRAK KAIRANI.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
BAB I KAIRANI.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
DAPUS KAIRANI.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
bismilah acc cetak (1)2.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Di Desa Sp2, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah terdapat 7 usaha tahu salah satunya usaha tahu Pak Jawa Sekata yang mampu bertahan hampir 21 tahun. Akan tetapi, munculnya pesaing-pesaing baru diikuti dengan peningkatan harga bahan baku kacang kedelai menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi pemilik usaha tahu Pak Jawa Sekata, khususnya terkait kemungkinan berpindahnya pelanggan ke usaha tahu milik kompetitor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi adaptif yang diterapkan oleh pengusaha tahu dengan menggunakan kerangka teori Praktik Sosial Pierre Bourdiue, yaitu konsep habitus, modal, dan ranah (Field). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan pihak terkait, serta pemanfaatan dokumen. Data analisis dengan mengidentifikasi habitus atau kebiasaan bertindak pengusaha yang terbentuk dari pengalaman sosialnya, jenis-jenis modal (ekonomi, sosial, budaya, dan simbolik) yang dimiliki dan dimanfaatkan, serta posisi usaha dalam ranah persaingan pasar tahu di pasar pagi Manduamas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptif usaha tahu Pak Jawa Sekata terbentuk melalui interaksi habitus, modal sosial, modal budaya, dan modal ekonomi. Habistus diperoleh dari pengalaman selama berjualan, sedangkan modal sosial berupa jaringan sosial dengan pelanggan dan pemasok. Adapun modal budaya berupa keterampilan memproduksi tahu yang dipelajari dari pengusaha tahu tempat pemilik usaha Pak Jawa Sekata dalam membuat tahu. sementara itu, modal ekonomi mencakup uang, alat penggiling kacang kedelai, tungku, pencetak tahu, dan tempat produksi tahu. Keempat modal tersebut saling mendukung sehingga usaha mampu beradaptasi terhadap munculnya pesaing baru dan kenaikan harga bahan baku kacang kedelai.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 69201 - Jurusan Sosiologi |
| Depositing User: | NUR KAIRANI LUBIS |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 04:17 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 04:17 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23594 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




