SAFRIGA, JULI (2026) TUGAS DAN WEWENANG MAJELIS PENDIDIKAN DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2023-2025. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER JULI SAFRIGA.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
ABSTRAK JULI SAFRIGA.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
BAB 1 JULI SAFRIGA.pdf Download (305kB) |
|
|
Text
DAPUS JULI SAFRIGA.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
SKRIPSI JULI SAFRIGA.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Bener Meriah merupakan lembaga otonom dan mandiri yang memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pendidikan di daerah, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan tugas dan wewenang MPD Kabupaten Bener Meriah periode 2023-2025 serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Wakil Ketua MPD, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah MIN 2 Bener Meriah, dan perwakilan masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Teori yang digunakan adalah Teori Kinerja Organisasi Publik dari Ongena, van de Wetering, dan Batenburg (2026). Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan tugas dan wewenang MPD telah berjalan sesuai peran dan fungsi yang diamanatkan, mencakup fungsi pertimbangan, mediasi, penghubung masyarakat dengan pemerintah daerah, serta pengembangan dan pengawasan pendidikan. Hal ini tercermin dari program Sekolah dan Madrasah Belangi, pengembangan muatan lokal Bahasa Gayo, pengiriman guru berprestasi ke tingkat nasional, inisiasi qanun muatan lokal, serta penanganan sekolah terdampak bencana. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah daerah, koordinasi baik dengan Dinas Pendidikan, serta dukungan sekolah dan masyarakat. Faktor penghambatnya adalah keterbatasan anggaran akibat kebijakan refocusing, belum optimalnya peran komite sekolah, dan berkurangnya intensitas kunjungan lapangan. Penelitian merekomendasikan penguatan advokasi anggaran, optimalisasi pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kapasitas pemangku kepentingan, dan revitalisasi struktur organisasi MPD.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | juli safriga |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 08:29 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 08:29 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23142 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




