Sinaga, Muhammad Ilal (2026) STRATEGI KAMPANYE POLITIK PEMILIHAN WALI KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 2024 DI MEDIA SOSIAL TIKTOK (Studi Pada Akun @sayuti.sh.mh, @bang.ismail64 dan @fathani.id). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Muhammad Ilal Sinaga_210220029_Cover.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
Muhammad Ilal Sinaga_210220029_Abstrak.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
Muhammad Ilal Sinaga_210220029_BAB I.pdf Download (764kB) |
|
|
Text
Muhammad Ilal Sinaga_210220029_Daftar Pustaka.pdf Download (277kB) |
|
|
Text
Muhammad Ilal Sinaga_210220029_Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Penggunaan media sosial dalam kontestasi politik lokal semakin masif seiring pesatnya pertumbuhan pengguna TikTok di Indonesia. Termasuk pada Pemilihan Wali Kota Lhokseumawe Tahun 2024 yang mempertemukan tiga pasangan calon dengan strategi komunikasi digital berbeda. TikTok sebagai platform berbasis konten audiovisual singkat dan algoritma personalisasi membuka ruang bagi kandidat membangun kedekatan dengan pemilih khususnya generasi muda. Penelitian ini menganalisis strategi kampanye politik digital pada Pemilihan Wali Kota Lhokseumawe Tahun 2024 melalui TikTok pada tiga akun kandidat @sayuti.sh.mh, @bang.ismail64, dan @fathani.id. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi konten TikTok, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Kerangka teori meliputi konsep kampanye politik digital, strategi politik Peter Schröder yang menekankan analisis lingkungan, penentuan pesan, dan pemilihan saluran komunikasi. Strategi perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring kampanye digital dari Nandang Sutisna. Hasil penelitian menunjukkan ketiga kandidat memanfaatkan TikTok dengan strategi berbeda. Sayuti mengedepankan citra profesional, religius, dan akademis melalui konten dukungan politik dan kegiatan keagamaan. Ismail memfokuskan pada kedekatan emosional melalui silaturahmi dan kunjungan wilayah. Fathani mengintegrasikan komunikasi digital dengan dukungan kelembagaan Partai Golkar, menampilkan citra sederhana dan humanis. Sayuti menonjolkan legitimasi politik formal, Ismail komunikatif interpersonal, Fathani mengombinasikan pendekatan digital dan humanis. Ketiga kandidat menunjukkan variasi dalam perencanaan konten dan monitoring kampanye yang masih informal. Penelitian ini mengkonfirmasi TikTok telah menjadi infrastruktur politik baru dalam kampanye pemilihan kepala daerah. Keberhasilan strategi kampanye digital ditentukan oleh kemampuan kandidat merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi konten. Temuan menunjukkan dominasi pembentukan citra personal dibandingkan substansi program kerja, mengindikasikan TikTok lebih dimanfaatkan membangun persepsi dan kedekatan emosional dengan pemilih. Kata Kunci: Strategi Kampanye Politik, Media Sosial, TikTok, Pemilihan Wali Kota Lhokseumawe, Politik Digital
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 67201 - Jurusan Ilmu Politik |
| Depositing User: | Muhammad Ilal Sinaga |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 07:29 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 07:29 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22950 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




