LARASAKTI, HANISA (2026) KOMUNIKASI ORGANISASI DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM UPAYA PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA LHOKSEUMAWE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
cover hanifa.pdf Download (29kB) |
|
|
Text
abstrak hanisa.pdf Download (52kB) |
|
|
Text
bab i hanisa.pdf Download (248kB) |
|
|
Text
dapus hanisa.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
REVISI SETELAH SIDANG- HANISA LARASAKTI (220240019).pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi organisasi vertikal Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe dalam upaya pengelolaan sampah serta mendeskripsikan faktor-faktor yang menghambat komunikasi organisasi vertikal dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian berada di Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe, dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, petugas lapangan, dan masyarakat. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teori Sistem Organisasi Katz dan Kahn digunakan sebagai landasan analisis dengan melihat lima komponen, yaitu input, throughput, output, feedback, dan environment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi vertikal dalam pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe telah berjalan dengan baik melalui pola komunikasi topdown dan bottom-up secara berjenjang antara pimpinan, kepala bidang, dan petugas lapangan. Komunikasi tersebut dilakukan dalam penyampaian kebijakan, arahan, pembagian tugas, koordinasi, laporan, serta evaluasi kegiatan pengelolaan sampah. Penyampaian informasi dilakukan secara langsung maupun menggunakan media komunikasi seperti telepon dan WhatsApp sehingga dapat mendukung koordinasi, penyelesaian kendala, dan kelancaran pelayanan pengelolaan sampah kepada masyarakat. Pada tahap output, komunikasi tersebut terlihat dari terlaksananya pengangkutan sampah, penanganan kendala di lapangan, serta tindak lanjut terhadap keluhan masyarakat. Hambatan yang ditemukan meliputi perubahan informasi atau kondisi lapangan secara mendadak, seperti perubahan jadwal, kerusakan armada, perubahan lokasi pengangkutan, dan kondisi jalan. Selain itu, tindak lanjut terhadap laporan atau masukan terkadang membutuhkan waktu karena harus melalui koordinasi secara berjenjang. Hambatan juga ditemukan pada lingkungan eksternal, yaitu masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam mengikuti aturan pembuangan sampah. Hambatan tersebut dapat diminimalkan melalui koordinasi, komunikasi langsung, pemanfaatan media komunikasi, serta sosialisasi kepada masyarakat. Dengan demikian, komunikasi organisasi vertikal yang berjalan melalui pola top-down dan bottom-up berperan penting dalam mendukung koordinasi dan pelaksanaan pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201 - Jurusan Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | HANISA LARASAKTI |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 03:50 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 03:50 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22794 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




