SYAUKI, MUHAMMAD (2026) STRATEGI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL-EMOSIONAL SISWA DI ERA DIGITAL (Studi Kasus Pada SMA Negeri 1 Lhokseumawe). S2 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER MUHAMMAD SYAUKI.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
ABSTRAK MUHAMMAD SYAUKI.pdf Download (208kB) |
|
|
Text
BAB 1 MUHAMMAD SYAUKI.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
DAPUS MUHAMMAD SYAUKI.pdf Download (351kB) |
|
|
Text
TESIS MUHAMMAD SYAUKI.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji strategi guru bimbingan dan konseling (BK) dalam meningkatkan kesejahteraan sosial-emosional siswa di era digital, dengan latar belakang meningkatnya tantangan yang dihadapi remaja akibat paparan media sosial, cyberbullying, Fear of Missing Out (FOMO), dan tekanan akademik. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan implementasi strategi guru BK, menganalisis dampaknya terhadap kesejahteraan sosial-emosional siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMA Negeri 1 Lhokseumawe. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tiga guru BK, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan tiga siswa yang dipilih secara purposif. Analisis data menggunakan model interaktif (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan) dengan kerangka teori interaksionisme simbolik Mead dan Blumer. Hasil penelitian menunjukkan: (1) strategi guru BK meliputi konseling individual, bimbingan kelompok, dan edukasi digital klasikal yang diimplementasikan secara eklektik-humanistik berbantuan teknologi; (2) implementasi strategi berdampak positif pada regulasi emosi, keterampilan sosial, dan kesadaran digital wellbeing siswa; (3) faktor pendukung internal mencakup kompetensi guru BK, dukungan institusi, dan keterbukaan siswa, sedangkan penghambat utamanya adalah rasio guru-siswa yang timpang dan stigma negatif terhadap layanan BK. Secara eksternal, keterlibatan orang tua dan regulasi pemerintah menjadi pendukung, sementara cepatnya perubahan lanskap digital dan pengaruh teman sebaya menjadi penghambat. Penelitian menyimpulkan bahwa kesejahteraan sosial-emosional siswa merupakan konstruksi sosial yang terbentuk melalui interaksi simbolik bermakna antara guru BK dan siswa. Efektivitas strategi guru BK ditentukan oleh kemampuannya menghasilkan transformasi makna yang positif pada diri siswa tentang identitas diri, relasi sosial, dan navigasi kehidupan di era digital.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Pascasarjana > 69101 - Magister Sosiologi |
| Depositing User: | Muhammad Syauki |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 04:50 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 04:50 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22739 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




