Tusifa, Shabrina (2026) TANGGUNG JAWAB KANTOR POS PUSAT MEDAN TERHADAP PENGIRIMAN BARANG YANG HILANG. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
cover sabrina.pdf

Download (246kB)
[img] Text
abstrak sabrina.pdf

Download (191kB)
[img] Text
bab 1 sabrina.pdf

Download (429kB)
[img] Text
dapus sabrina.pdf

Download (167kB)
[img] Text
Shabrina Tusifa_190510062.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kantor Pos Pusat Medan merupakan salah satu perusahaan jasa ekspedisi di Medan yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya adanya pengiriman barang. Namun, pengiriman barang yang dilakukan pastinya memiliki risiko seperti hilangnya barang pengguna layanan Pos.. Tentunya, kantor Pos Pusat Medan harus melakukan tanggung jawab, yaitu melakukan ganti rugi kepada pengguna layanan Pos. Ketentuan ganti rugi tersebut telah tertuang di dalam UU Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos, selain itu juga diatur di dalam peraturan internal Kantor Pos. Namun, pelaksanaan ganti rugi dianggap oleh sebagian pengguna jasa layanan pos tidak adil, sehingga hal ini yang membuat peneliti tertarik melakukan penelitian terkait permasalahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggung jawab Kantor Pos Pusat Medan terhadap pengiriman barang yang hilang, apa saja hambatan Kantor Pos Pusat Medan dalam melakukan tanggung jawab terhadap pengiriman barang yang hilang, dan upaya atau bentuk penyelesaian yang dilakukan oleh Kantor Pos Pusat Medan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan tanggung jawab terhadap pengiriman barang yang hilang.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Sifat penelitian yaitu bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tanggung jawab Kantor Pos Pusat Medan terhadap barang yang hilang terbagi menjadi dua skema, yaitu: ganti rugi barang tanpa asuransi dibatasi maksimal 10 kali biaya pengiriman berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tentang Pos, sedangkan barang dengan asuransi diganti penuh sesuai nilai riil barang melalui mekanisme verifikasi BAP. Hambatan yang dihadapi bersumber dari kendala teknis operasional kelalaian di lapangan, rumitnya birokrasi, serta keterlambatan pemenuhan bukti administrasi klaim oleh konsumen. Adapun upaya penanggulangannya dilakukan melalui penegakan disiplin pegawai sesuai Peraturan Kepegawaian PT Pos Indonesia, penyelarasan data manifes dan pengetatan pengawasan alur pengantaran barang, serta sosialisasi edukasi hukum prosedur klaim ganti rugi kepada pengguna layanan pos Kantor Pos Pusat Medan harus berupaya untuk meningkatkan kinerja sehingga dapat mencegah kelalaian yang menyebabkan terjadinya barang hilang, selain itu Kantor Pos Pusat Medan harus lebih aktif melakukan sosialisasi kepada konsumen sehingga konsumen dapat lebih mudah memahami proses ganti rugi.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: SHABRINA TUSIFA
Date Deposited: 02 Sep 2026 08:32
Last Modified: 02 Sep 2026 08:32
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/22168

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by