Pasaribu, Fakhrur Rozi (2026) ANALISIS POLA SIRKULASI PADA RUANG TERBUKA AHAD FESTIVAL DI KOTA LHOKSEUMAWE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (140kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (224kB) |
|
|
Text
KEPUSTAKAAN.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
FULL-TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
Abstract
Ahad Festival Lhokseumawe merupakan ruang terbuka temporer yang memanfaatkan Jalan Teuku Hamzah Bendahara sebagai tempat berbagai aktivitas setiap hari Ahad. Penggunaan koridor secara bersamaan sebagai jalur pejalan kaki, area stan UMKM, ruang berhenti, dan transaksi menimbulkan tumpang tindih fungsi ruang yang memengaruhi sirkulasi dan kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis pola sirkulasi pejalan kaki yang terbentuk serta mengkaji pengaruhnya terhadap kenyamanan pengguna. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 146 responden (93 pengunjung dan 53 pedagang) berdasarkan rumus Slovin. Analisis data menggunakan tahapan kualitatif Creswell (2014), sedangkan analisis pola sirkulasi mengacu pada teori Ching (2008) dan standar sirkulasi pejalan kaki Neufert (1996) sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sirkulasi pejalan kaki membentuk pola linier dua arah mengikuti karakter koridor jalan. Hambatan pergerakan terutama terjadi pada zona kuliner, akses masuk-keluar, dan beberapa segmen koridor akibat kepadatan aktivitas, variasi tata letak dan jarak antarstan, serta aktivitas berhenti, antre, dan transaksi pada jalur yang sama. Persepsi pengguna melalui kuesioner memperkuat temuan tersebut. Sebanyak 63% pengunjung dan 64% pedagang menilai ruang gerak terasa sempit, sedangkan 74% pengunjung dan 77% pedagang menilai jarak antarstan belum cukup. Selain itu, 68% pengunjung dan 51% pedagang menyatakan penumpukan di depan stan kuliner mengganggu kenyamanan. Penelitian menyimpulkan bahwa permasalahan utama bukan pada pola linier dua arah, tetapi pada tumpang tindih fungsi ruang yang menyebabkan ruang gerak efektif terbatas dan kenyamanan pengguna belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penataan stan, jalur sirkulasi, zonasi, akses, dan fasilitas pendukung secara terpadu. Kata Kunci: Pola Sirkulasi Pejalan Kaki, Ruang Terbuka Temporer, Kenyamanan Pengguna, Tumpang Tindih Fungsi Ruang, Ahad Festival Lhokseumawe.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 23201 - Jurusan Teknik Arsitektur |
| Depositing User: | Fakhrur Rozi Pasaribu |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 03:17 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 03:17 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21674 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




