Baheram, M. Lutfhi (2026) ANALISIS PENGARUH KONSEP TRADISIONAL TERHADAP DAYA TARIK PELANGGAN RESTAURANT JADUL DI JAMEUN KUPIE BIRUEN DENGAN METODE REGRESI LINIER BERGANDA. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (76kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (154kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
Full-text.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsep tradisional terhadap daya tarik pelanggan pada Restoran Jameun Kupie Kabupaten Bireuen serta mengidentifikasi kombinasi atribut konsep tradisional yang paling diminati pelanggan. Konsep tradisional dalam penelitian ini diukur melalui enam variabel, yaitu suasana restoran tradisional, menu dan penyajian makanan, pelayanan dan pakaian pelayan tradisional, harga, promosi dan penyediaan ruangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sebanyak 93 responden yang merupakan pelanggan Jameun Kupie. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, observasi, serta dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan conjoint analysis. Hasil regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara parsial menu dan penyajian makanan tradisional berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,416; sig. 0,000), pelayanan dan pakaian pelayan tradisional berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,156; sig. 0,005), promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan (β = 0,215; sig. 0,000). Sementara itu, secara parsial suasana restoran tradisional berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap daya tarik pelanggan (β = -0,065; sig. 0,315), harga tidak berpengaruh signifikan (β = 0,013; sig. 0,795), serta penyediaan ruangan juga tidak berpengaruh signifikan (β = 0,026; sig. 0,508). Secara simultan, konsep tradisional berkontribusi dalam meningkatkan daya tarik pelanggan restoran. Hasil conjoint analysis menunjukkan bahwa atribut yang memiliki nilai kepentingan tertinggi adalah pakaian pelayan (35,568), diikuti penyajian makanan (32,399) dan promosi (30,828). Kombinasi konsep tradisional yang paling disukai pelanggan adalah pakaian pelayan menggunakan kaos bermotif dan aksesoris khas, penyajian makanan dengan mengunakan waddah anyaman bambu, serta promosi dengan pengadaan paket bundling. Temuan ini menunjukkan bahwa elemen suasana dan visual budaya memiliki peran dominan dalam membentuk preferensi dan daya tarik pelanggan terhadap restoran berkonsep tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan elemen suasana, menu, serta tampilan budaya dalam pelayanan menjadi strategi penting bagi pengelola restoran dalam meningkatkan daya tarik pelanggan berbasis konsep tradisional
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 26201 - Jurusan Teknik Industri |
| Depositing User: | Lutfhi M Lutfhi Baheram |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 03:55 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 03:55 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21397 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




