Robana, Eka (2026) ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK FOUR-TIER DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
Cover.pdf

Download (169kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (170kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (386kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (226kB)
[img] Text
Full-Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis merupakan salah satu kemampuan yang penting dimiliki siswa dalam memahami materi matematika. Selain kemampuan pemahaman konsep, motivasi belajar juga menjadi aspek yang perlu dikaji karena menunjukkan dorongan siswa dalam belajar. Untuk mengidentifikasi kemampuan pemahaman konsep matematis secara lebih mendalam, digunakan tes diagnostik Four-Tier yang mampu membedakan siswa ke dalam kategori paham konsep, miskonsepsi, dan tidak paham konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa menggunakan tes diagnostik Four-Tier ditinjau dari motivasi belajar siswa pada materi pecahan. Penelitian dilaksanakan di Pesantren Modern Misbahul Ulum dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa kelas VII D. Teknik pengumpulan data menggunakan tes diagnostik Four-Tier, angket motivasi belajar, dan wawancara. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata siswa yang berada pada kategori paham konsep sebesar 55,68%, kategori miskonsepsi sebesar 22,73%, dan kategori tidak paham konsep sebesar 21,59%, sehingga kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berada pada kategori cukup. Berdasarkan hasil angket, sebanyak 54,54% siswa memiliki motivasi belajar tinggi dan 45,45% siswa memiliki motivasi belajar sedang. Hasil wawancara menunjukkan bahwa siswa dengan motivasi belajar tinggi maupun sedang sama-sama memiliki kemauan untuk menyelesaikan soal dan berusaha mencari penyelesaian ketika mengalami kesulitan. Namun, motivasi belajar yang tinggi tidak selalu diikuti oleh kemampuan pemahaman konsep matematis yang tinggi karena masih terdapat siswa yang mengalami miskonsepsi maupun tidak paham konsep. Dengan demikian, motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang mendukung kemampuan pemahaman konsep matematis, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan kemampuan tersebut.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > 84202 - Jurusan Pendidikan Matematika
Depositing User: Eka Robana
Date Deposited: 20 Aug 2026 03:24
Last Modified: 20 Aug 2026 03:24
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21381

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by