RAMATUL, NABILATI (2026) RESPONSIVITAS DINAS PENANAMAN MODAL, PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DAN TENAGA KERJA KOTA LHOKSEUMAWE DALAM PENANGGULANGAN PENGANGGURAN. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
COVER.pdf

Download (36kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (15kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (523kB)
[img] Text
DAPUS.pdf

Download (239kB)
[img] Text
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Responsivitas merupakan kemampuan pemerintah dalam memahami kebutuhan masyarakat dan menyesuaikan pelayanan serta program dengan kondisi nyata di lapangan. Dalam konteks ketenagakerjaan, responsivitas pemerintah ditunjukkan melalui upaya mengatasi pengangguran, menyediakan informasi lowongan kerja, memberikan pelatihan keterampilan, serta menciptakan kesempatan kerja sesuai kebutuhan masyarakat dan pasar kerja. Responsivitas Dinas Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe dalam penanggulangan pengangguran masih belum optimal karena penanganan keluhan belum sistematis, respons terhadap kebutuhan masyarakat belum konsisten, serta koordinasi dengan dunia usaha dan lembaga pelatihan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui responsivitas Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe dalam penanggulangan pengangguran diukur dengan indikator meliputi, terdapat tidaknya keluhan Masyarakat, sikap aparat birokrasi dalam merespon keluhan dari masyarakat dan tindakan aparat birokrasi untuk memberikan kepuasan pelayanan kepada Masyarakat serta hambatan yang dihadapi. Metode penelitian memakai metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data digunakan Pengumpulan Data, Reduksi data, Penyajian data serta Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas DPMPTSPTK Kota Lhokseumawe dalam penanggulangan pengangguran belum optimal. Pada indikator keluhan masyarakat, masih ditemukan keluhan terkait keterbatasan informasi lowongan kerja, sosialisasi, dan akses pelatihan. Pada indikator sikap aparat, aparatur telah bersikap ramah, terbuka, dan memberikan arahan, tetapi respons yang diberikan belum sepenuhnya menyelesaikan permasalahan masyarakat. Pada indikator tindakan aparat, telah dilakukan pelayanan kartu AK1, penyediaan informasi lowongan, dan pelatihan kerja, tetapi belum memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Hambatan utama meliputi keterbatasan regulasi, anggaran, sarana prasarana, instruktur, serta program pelatihan yang belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Disarankan dilakukan perbaikan pengelolaan keluhan, penguatan regulasi, pengembangan pelatihan, dan integrasi informasi agar pelayanan lebih efektif dan penyerapan tenaga kerja meningkat sehingga dapat menekan naiknya angka pengangguran terjadi.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik
Depositing User: Nabilati Ramatul
Date Deposited: 14 Aug 2026 09:03
Last Modified: 14 Aug 2026 09:03
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21249

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by