GUNAWAN, SYAHRUL (2026) PEDAGANG KAKI LIMA DALAM ORIENTASI TEMPAT DI LHOKSEUMAWE: STUDI ARSITEKTUR FENOMENOLOGI. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Cover.pdf Download (68kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (611kB) |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (8MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (739kB) |
|
|
Text
Full-text.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
Abstract
Keberadaan pedagang kaki lima di ruang publik perkotaan sering kali menimbulkan permasalahan dalam penataan ruang, khususnya pada area yang direncanakan sebagai jalur sirkulasi seperti trotoar, bahu jalan, dan ruang transisi pasar. Fenomena ini terlihat pada Pasar Buah Pusong dan Pasar Inpres Tumpok Teungoh di Kota Lhokseumawe, di mana ruang transisi berkembang menjadi ruang ekonomi informal yang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis orientasi tempat pedagang kaki lima dalam memanfaatkan ruang transisi pasar serta memahami makna ruang tersebut berdasarkan pengalaman dan interaksi pengguna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi arsitektur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan wawancara mendalam terhadap pedagang kaki lima. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan mengacu pada konsep Lifeworld, Place, dan home dalam fenomenologi arsitektur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi pedagang kaki lima dipengaruhi oleh faktor fisik seperti aksesibilitas, visibilitas, dan kedekatan dengan arus pergerakan pengunjung. Selain itu, faktor nonfisik seperti pengalaman, kebiasaan, serta hubungan sosial turut membentuk keterikatan pedagang terhadap ruang yang digunakan. Ruang transisi yang awalnya bersifat formal berkembang menjadi ruang informal yang adaptif, produktif, dan memiliki makna sosial-ekonomi bagi penggunanya. Dengan demikian, ruang yang dimanfaatkan pedagang kaki lima tidak hanya berfungsi sebagai tempat berdagang, tetapi juga sebagai ruang hidup yang dibentuk melalui pengalaman dan interaksi sehari-hari, sehingga perlu dipahami sebagai bagian dari dinamika ruang kota yang kontekstual dan inklusif.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 23201 - Jurusan Teknik Arsitektur |
| Depositing User: | Syahrul Gunawan |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 08:55 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 08:55 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21135 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




