SARI, FITRIANA (2026) ANALISIS YURIDIS PUTUSAN DALAM KASUS PELANGGARAN HAK CIPTA LAGU ‘SENAM KESEGARAN JASMANI 1988 (SKJ88)’ (Putusan Nomor 35/Pdt.Sus-Hak Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
cover fitriana.pdf Download (121kB) |
|
|
Text
abstrak fitriana.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
bab 1 fitriana.pdf Download (416kB) |
|
|
Text
dapus fitriana.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
DRAF SKRIPSI FITRIANA SARI (220510036).pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Karya lagu menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dilindungi dan hanya boleh digunakan dengan izin karena pencipta memiliki hak ekonomi, namun dalam praktiknya lagu “Senam Kesegaran Jasmani 1988 (SKJ88)” digunakan dalam iklan komersial tanpa izin sehingga menimbulkan sengketa hukum, terutama terkait jenis hak yang dilanggar, mekanisme lisensi, dan dasar penentuan ganti rugi yang belum jelas, sehingga muncul masalah mengenai bagaimana pertimbangan hakim dalam mengkualifikasikan pelanggaran hak cipta dan bagaimana tanggung jawab produser terhadap ahli waris pencipta, dengan tujuan penelitian untuk menganalisis secara mendalam pertimbangan hukum hakim serta bentuk tanggung jawab hukum produser agar memberikan kejelasan, kepastian hukum, dan keadilan yang lebih proporsional. Penelitian ini menggunakan jenis yuridis normatif dan bersifat deskriptifanalitis, dengan sumber data sekunder berupa bahan hukum primer serta bahan hukum sekunder, yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 35/Pdt.Sus-Hak Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst telah tepat dalam mengkualifikasikan penggunaan lagu Senam Kesegaran Jasmani 1988 (SKJ88) dalam iklan komersial tanpa izin sebagai pelanggaran hak ekonomi pencipta sebagaimana diatur dalam Pasal 8 jo. Pasal 9 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) UndangUndang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Sementara itu, tanggung jawab hukum produser diwujudkan melalui kewajiban menghentikan penggunaan ciptaan dan membayar ganti rugi sebagai bentuk perlindungan terhadap hak eksklusif pemegang hak cipta sebagaimana diatur dalam Pasal 4 dan Pasal 96 UndangUndang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, sehingga putusan tersebut memberikan perlindungan hukum, memulihkan hak ekonomi pemegang hak cipta, serta menjamin kepastian hukum dalam penegakan hak cipta. Disarankan agar hakim perlu memperjelas pertimbangan hukum dengan menguraikan peran setiap pihak yang terlibat, dasar pembagian tanggung jawab, serta metode perhitungan kerugian yang terukur agar putusan lebih jelas dan adil, sedangkan produser tidak hanya wajib membayar ganti rugi dan menghentikan penggunaan lagu, tetapi juga harus menjamin pemulihan hak ekonomi ahli waris, sehingga perlindungan hak cipta menjadi lebih pasti, adil, dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Fitriana Sari |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 04:54 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 04:54 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/21130 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




