RAMADHAN, SANDY AFRIZA (2026) STUDI FENOMENOLOGI PADA ANAK BROKEN HOME DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN (Studi pada mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2022 Universitas Malikussaleh). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER SANDY.pdf Download (231kB) |
|
|
Text
ABSTRAK SANDY.pdf Download (420kB) |
|
|
Text
BAB I SANDY.pdf Download (508kB) |
|
|
Text
DAPUS SANDY.pdf Download (363kB) |
|
|
Text
SKRIPSI ACC FIXx (DISIDANGKAN) (2).pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Keluarga merupakan lingkungan sosial pertama dalam pembentukan karakter, namun fenomena perceraian (broken home) seringkali mengganggu pola komunikasi dan menciptakan jarak emosional. Latar belakang masalah ini menyoroti adanya paradoks empiris pada mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2022 Universitas Malikussaleh, di mana mereka dituntut untuk menguasai praktik komunikasi ideal secara akademik, namun di sisi lain memendam trauma akibat komunikasi keluarga yang disfungsional. Oleh karena itu, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengalaman komunikasi yang dialami oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2022 Universitas Malikussaleh yang berasal dari keluarga broken home dapat membentuk kepribadian mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Informan penelitian terdiri dari 6 (enam) orang mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan 1 (satu) informan pendukung dari kalangan dosen ahli. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis data berpedoman pada tiga pilar utama yakni reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman komunikasi pasca-perceraian membentuk kepribadian mahasiswa ke dalam dua arah. Pertama, Kepribadian Adaptif (Positif) yang ditandai dengan munculnya resiliensi psikologis, kemandirian yang cepat, dan hubungan interpersonal yang sehat bagi mereka yang mampu meregulasi trauma dengan baik. Kedua, Kepribadian Maladaptif (Negatif) yang ditandai dengan krisis kepercayaan (trust issue), kecenderungan menarik diri secara sosial (social withdrawal), dan rasa rendah diri (insecurity) akibat terjebak dalam komunikasi keluarga yang kaku. Sebagai rekomendasi, penulis menyarankan perlunya pembentukan program dukungan psikologis atau bimbingan konseling di lingkungan Universitas Malikussaleh, serta pentingnya dukungan sosial dari pihak kampus maupun teman sebaya guna membantu penyintas broken home membangun kepribadian yang lebih sehat dan adaptif
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HE Transportation and Communications H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 70201 - Jurusan Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Mr Sandy Afriza Ramadhan |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 08:11 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 08:11 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19789 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




