MATONDANG, ANGGA DIAN PRATAMA (2026) FITOREMEDIASI AIR SUNGAI KAWASAN PABRIK KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN BIOFILM Nannochloropsis oculata UNTUK KUALITAS AIR BUDIDAYA PERIKANAN. S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
COVER.pdf Download (213kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (103kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (317kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (268kB) |
|
|
Text
ANGGA DIAN PRATAMA MATONDANG (1).pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Limbah cair pabrik kelapa sawit yang mencemari air sungai dapat menurunkan kualitas air dan mengancam kegiatan budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas fitoremediasi menggunakan biofilm mikroalga Nannochloropsis oculata dalam memperbaiki kualitas fisik, kimia, dan menurunkan kadar logam berat pada air limbah pabrik kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) NonFaktorial. Penelitian ini terdiri dari empat perlakuan dengan jumlah lapisan biofilm yang berbeda - beda (A: kontrol, B: 1 lapis biofilm, C: 2 lapis biofilm, D: 3 lapis biofilm) dengan tiga kali ulangan yang diterapkan pada media campuran limbah dan air laut selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biofilm tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter fisik seperti suhu memiliki nilai di angka 25°C, DO sebanyak 6.7 ppm, dan salinitas di kisaran angka 30 ppt, namun berpengaruh nyata terhadap parameter pH berkisar 7-8. Perlakuan 1 lapis biofilm (Perlakuan B) terbukti sebagai perlakuan paling optimal dalam menyerap parameter kimia, dengan tingkat penurunan tertinggi pada amoniak (NH3) sebanyak 0.6955 mg/L, nitrat (NO3 - ) sebanyak 9.7 mg/L, dan fosfat (PO4 3- ) diserap sebanyak 11.175 mg/L, serta paling efektif dalam menyerap logam berat timbal (Pb) dengan jumlah 0.00051 mg/L. Di sisi lain, perlakuan 3 lapis biofilm (Perlakuan D) merupakan yang terbaik dalam menyerap logam berat kobalt (Co) sebanyak 0.00276 mg/L dan kadmium (Cd)diserap sebanyak 0,00066 mg/L. Sementara itu, penyerapan logam tembaga (Cu) tidak menunjukkan penurunan yang signifikan antar perlakuan dengan jumlah 0.00012 mg/L. Kesimpulannya, implementasi biofilm Nannochloropsis oculata berpotensi untuk memperbaiki kualitas kimia dan menurunkan beberapa jenis logam berat tertentu pada air limbah pabrik kelapa sawit. Kata Kunci: Fitoremediasi, Nannochloropsis oculata, Biofilm, Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit, Kualitas Air.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > 54243 - Jurusan Akuakultur |
| Depositing User: | S.Pi Angga Dian Pratama |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 07:49 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 07:49 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/19022 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




