AFFANDI, MAISYA AZZAHRA (2026) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTIROID DI RSUD CUT MEUTIA ACEH UTARA TAHUN 2024. S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
cover MAISYA AZZAHRA AFFANDI 220610063.pdf Download (385kB) |
|
|
Text
abtrac MAISYA AZZAHRA AFFANDI 220610063.pdf Download (183kB) |
|
|
Text
bab 1 MAISYA AZZAHRA AFFANDI 220610063.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
daftar pustak MAISYA AZZAHRA AFFANDI 220610063.pdf Download (344kB) |
|
|
Text
ful skripsi MAISYA AZZAHRA AFFANDI 220610063.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Hipertiroid adalah suatu kondisi medis yang terjadi ketika kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid secara berlebihan. Insidensi hipertiroid menunjukkan angka yang cukup signifikan, terutama di negara-negara Asia. Salah satu pengobatan pada hipertiroid melibatkan penghambatan sintesis hormon tiroid melalui pemberian obat antitiroid (antithyroid drugs/ATD), seperti metimazol (MMI) atau propiltiourasil (PTU). Hipertiroid yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi serius serta meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Kepatuhan minum obat pada pasien hipertiroid merupakan hal yang penting dikarenakan dapat berkontribusi terhadap pengendalian penyakit yang lebih optimal dan memperbaiki hasil kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik pasien dengan kepatuhan minum obat pasien hipertiroid di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Aceh Utara Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Sampel terdiri dari 68 pasien hipertiroid yang diambil secara total sampling. Data penelitian diperoleh dengan cara wawancara responden menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dan Fisher-freeman-halton exact test. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas pasien hipertiroid yang menjalani rawat jalan berusia 36-45 tahun dengan kategori dewasa akhir, berjenis kelamin perempuan, sebagian besar tidak bekerja, dan mayoritas memiliki pendidikan terakhir yaitu tamat SMA. Mayoritas jenis obat antitiroid yang digunakan yaitu MMI dan sebagian besar pasien hipertiroid memiliki tingkat kepatuhan minum obat sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, jenis obat terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien hipertiroid yang menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Aceh Utara Tahun 2024. Kata Kunci: usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, MMAS-8
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > 11201 - Program Studi Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Maisya Azzahra Affandi |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 03:08 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 03:08 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18973 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




