NURAINI, NURAINI (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN APLIKASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA LHOKSEUMAWE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER NURAINI.pdf Download (20kB) |
|
|
Text
ABSTRAK NURAINI.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
BAB 1 NURAINI.pdf Download (305kB) |
|
|
Text
DAPUS NURAINI.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
SKRIPSI NURAINI.pdf Restricted to Registered users only Download (57MB) |
Abstract
Implementasi kebijakan merupakan suatu proses penerapan program yang dibuat oleh pejabat pemerintah dengan sasaran dari kebijakannya adalah masyarakat. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe. Adapun yang menjadi fenomena dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat partisipasi aktivasi aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Lhokseumawe yang tidak sesuai dengan target kebijakan yang diatur pemerintah dalam Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2022. Berangkat dari fenomena permasalahan tersebut, kemudian yang menjadi fokus dari penelitian ini adalah, pertama melihat standar implementasi kebijakan aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dilihat dari indikator Standarisasi perangkat keras, perangkat lunak, dan Blangko KTP-el dan Standarisasi Penyelenggaraan Aplikasi Identitas Kependudukan Digital. Kedua, melihat faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan aplikasi IKD yang dianaisis menggunakan grand teori Edward III yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun pengambilan sampel menggunakan teknik purposif dan teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan aplikasi Identitas Keendudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Lhokseumawe masih belum optimal. Faktor-faktor yang menjadi penghambat yaitu: (1) Ketidakstabilan jaringan internet dan sistem server yang kadang error; (2) Ketiadaan anggaran khusus untuk kegiatan operasional digitalisasi; (3) Rendahnya partisipasi masyarakat yang disebabkan oleh kurangnya literasi digital dan tidak memiliki smartphone; serta (4) Lemahnya koordinasi lintas instansi yang menyebabkan belum masifnya pemanfaatan IKD pada instansi lain.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | NURAINI NURAINI |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 03:27 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 03:27 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18818 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




