HAIKAL, MUHAMMAD (2025) KONFLIK PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DENGAN PEMILIK TOKO (Studi Kasus Jalan Perdagangan Kota Lhokseumawe). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER HAYKAL.pdf Download (139kB) |
|
|
Text
ABSTRAK HAYKAL.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
BAB I HAYKAL.pdf Download (348kB) |
|
|
Text
DAPUS HAYKAL.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
SKRIPSI HAIKAL MENUJU CETAK (1) (1).pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Skripsi ini mengkaji tentang Konflik Pedagang Kaki Lima (PKL) Dengan Pemilik Toko (Studi Kasus Jalan Perdagangan Kota Lhokseumawe). Persoalan utama dalam studi penelitian ini adalah mengapa terjadinya konflik antara Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan pemilik toko serta bagaimana mekanisme penyelesaian konflik yang dilakukan antara kedua belah pihak. Perspektif teoritik yang digunakan dalam studi ini adalah perspektif yang dikemukakan oleh Karl Marx. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi terlibat dan wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penyebab konflik antara pemilik toko dan pedagang di Jalan Perdagangan Kota Lhokseumawe dapat dipahami dalam konteks persaingan ekonomi dan ketegangan sosial yang muncul akibat perebutan lokasi strategis yang mempengaruhi kelangsungan usaha masingmasing pihak. Pemilik toko merasakan dampak negatif dari keberadaan pedagang yang mengganggu operasional mereka, salah satunya melalui tindakan pedagang yang menancapkan paku di dinding toko tanpa izin. Di sisi lain pedagang merasa bahwa pemilik toko berkolaborasi dengan aparat keamanan untuk kepentingan pribadi, menciptakan persepsi ketidakadilan. Konflik ini diperburuk oleh miskomunikasi dan ketidakpercayaan antara kedua belah pihak, yang memperburuk hubungan sosial dan mempengaruhi interaksi mereka dalam ranah bisnis. Mekanisme penyelesaian konflik antara pemilik toko dan pedagang kaki lima melalui mediasi dimulai dengan melibatkan pihak ketiga yang netral sebagai mediator untuk memfasilitasi komunikasi antara kedua belah pihak. Pertemuan dialogis dilakukan di mana pemilik toko dan pedagang kaki lima saling menyampaikan keluhan, kebutuhan, dan pandangan masing-masing secara terbuka. Pendekatan konstruktif digunakan untuk mencari solusi yang saling menguntungkan, seperti pengaturan ruang atau jadwal operasional, dengan tujuan mencapai kesepakatan yang adil tanpa merugikan salah satu pihak.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 69201 - Jurusan Sosiologi |
| Depositing User: | MUHAMMAD HAIKAL |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 04:22 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 04:22 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18423 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




