NAIFAH, TALITHA (2026) STATUS PENGOBATAN MULTI DRUG THERAPY (MDT) BERDASARKAN KLASIFIKASI KLINIS KUSTA PADA PASIEN KUSTA DI KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2022-2024. S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
COVER.pdf Download (412kB) |
|
|
Text
ABTRAC.pdf Download (110kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (134kB) |
|
|
Text
DAFTAR USTAKA.pdf Download (150kB) |
|
|
Text
word skripsi.docx 2 (1) (1) (1).pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang menggunakan Multi Drug Therapy (MDT). Keberhasilan pengobatan kusta dinilai melalui status Release From Treatment (RFT) dan kejadian putus obat. Perbedaan klasifikasi klinis kusta, yaitu Pausibasiler (PB) dan Multibasiler (MB), memiliki implikasi terhadap durasi dan kompleksitas pengobatan, sehingga penting dilakukan evaluasi status pengobatan berdasarkan klasifikasi klinis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status pengobatan MDT berdasarkan klasifikasi klinis kusta pada pasien kusta di Kabupaten Aceh Utara tahun 2022–2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan rekapitulasi program kusta di Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara. Sampel penelitian sebanyak 102 pasien kusta yang telah memiliki status akhir pengobatan, RFT atau putus obat. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien kusta termasuk dalam tipe MB sebanyak 91 orang (89,2%), sedangkan tipe PB sebanyak 11 orang (10,8%). Berdasarkan status pengobatan, pasien kusta tipe MB yang dinyatakan RFT sebanyak 86 orang (94,5%) dan yang mengalami putus obat sebanyak 5 orang (5,5%). Pada pasien kusta tipe PB, seluruh pasien sebanyak 11 orang (100%) telah menyelesaikan pengobatan dan dinyatakan RFT, tanpa ditemukan kasus putus obat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien kusta di Kabupaten Aceh Utara telah berhasil menyelesaikan pengobatan MDT hingga dinyatakan RFT. Namun, kejadian putus obat masih ditemukan pada pasien dengan tipe MB, sehingga diperlukan penguatan upaya pemantauan dan pendampingan pengobatan terutama pada pasien kusta tipe MB untuk meningkatkan keberhasilan program pengendalian kusta. Kata kunci: Kusta, Multi Drug Therapy, Status Pengobatan, RFT, Putus Obat
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > 11201 - Program Studi Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Talitha Naifah |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 08:23 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 08:23 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18417 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




