APRIANTI, YURI (2026) EKSISTENSI KACANG PUKUL SEBAGAI MAKANAN TRADISIONAL KHAS BAGAN SIAPI-API (Studi Etnografi pada Masyarakat Bagan Siapi-api). S1 thesis, universitas malikussaleh.

[img] Text
cover yuri.pdf

Download (29kB)
[img] Text
abstrak yuri.pdf

Download (15kB)
[img] Text
bab 1 yuri.pdf

Download (148kB)
[img] Text
dapus yuri.pdf

Download (94kB)
[img] Text
cetak new yuri.......pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Kacang pukul merupakan makanan tradisional khas Bagan Siapi-api yang memiliki nilai budaya dan sejarah yang erat dengan kehidupan masyarakat setempat, khususnya komunitas Tionghoa. Keberadaan kacang pukul tidak hanya dipandang sebagai produk kuliner, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun melalui usaha keluarga. Namun, di tengah perkembangan zaman, eksistensi kacang pukul menghadapi berbagai tantangan, seperti pengaruh modernisasi, menurunnya minat generasi muda, serta persaingan dengan produk makanan modern. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi kacang pukul dalam kehidupan budaya masyarakat Bagan Siapi-api, tantangan yang dihadapi dalam pelestariannya, serta upaya yang dilakukan untuk mempertahankan kacang pukul sebagai ikon makanan tradisional daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dengan metode kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di Bagan Siapi-api dengan melibatkan pelaku usaha kacang pukul, tokoh masyarakat, dan konsumen sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi nonpartisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memahami makna, nilai budaya, serta strategi pelestarian kacang pukul dalam kehidupan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kacang pukul masih eksis dan berperan penting sebagai simbol identitas budaya masyarakat Bagan Siapi-api. Kacang pukul tidak hanya berfungsi sebagai makanan tradisional, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai budaya, kebersamaan, dan identitas lokal. Meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti menurunnya minat generasi muda, kurangnya inovasi, dan persaingan dengan produk modern, kacang pukul tetap bertahan melalui upaya pelestarian yang dilakukan pelaku usaha dan masyarakat. Keberlanjutan kacang pukul didukung oleh komitmen pelaku usaha dalam mempertahankan resep dan cita rasa asli, menjaga proses pembuatan tradisional, serta melakukan inovasi pada kemasan dan promosi melalui media digital. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pelaku usaha, masyarakat, generasi muda, dan dukungan pemerintah memiliki implikasi penting dalam menjaga keberlanjutan kacang pukul sebagai ikon kuliner tradisional khas Bagan Siapi-api.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 82201 - Jurusan Antropologi
Depositing User: YURI APRIANTI
Date Deposited: 11 Feb 2026 08:45
Last Modified: 11 Feb 2026 08:45
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18275

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by