Rani, Hendra Putra (2026) DOMINASI KUASA ANTARA PEMILIK USAHA PENYULINGAN MINYAK ILEGAL DENGAN MASYARAKAT SEKITAR (Studi Kasus Dusun Teluk Nibung Kabupaten Langkat Sumatera Utara). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
cover.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
abstrak.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
BAB1.pdf Download (169kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (169kB) |
|
|
Text
Full text.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas relasi kuasa antara pemilik usaha penyulingan minyak ilegal dengan masyarakat di Dusun Teluk Nibung, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Penelitian berangkat dari fenomena berlanjutnya usaha ilegal yang berisiko menimbulkan bahaya (seperti kebakaran, ledakan, dan pencemaran) tanpa adanya penolakan terbuka dari masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami alasan masyarakat tidak melakukan penolakan serta menjelaskan bagaimana relasi kuasa terbentuk dan dijalankan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, warga terdampak, dan kepala dusun sebagai informan penghubung, serta studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap diam masyarakat dipengaruhi oleh dua hal utama: (1) rasa takut terhadap kekuatan ekonomi dan dukungan aparat yang dimiliki pemilik usaha, serta (2) upaya menghindari konflik karena ketergantungan ekonomi, mengingat penyulingan minyak ilegal menjadi sumber penghidupan penting bagi warga. Relasi kuasa terbangun melalui kontrol ekonomi (ketergantungan mata pencaharian) dan kuasa simbolik (pemberian bantuan dan perhatian untuk membangun citra positif). Kesimpulannya, diamnya masyarakat bukan berarti setuju, melainkan strategi bertahan hidup dalam situasi kuasa yang timpang. Relasi kuasa bekerja secara koersif (melalui rasa takut), utilitarian (melalui keuntungan ekonomi), dan normatif (melalui legitimasi simbolik), yang menempatkan masyarakat pada posisi penerimaan yang terpaksa. Kata Kunci: Relasi Kuasa, Penyulingan Minyak Ilegal, Strategi Bertahan, Kontrol Ekonomi, Kuasa Simbolik.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HM Sociology H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 69201 - Jurusan Sosiologi |
| Depositing User: | hendra putra rani |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 03:27 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 03:27 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/18188 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




