Rambe, Aldo Bareto (2025) ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN PENGANGKUTAN DAN PENJUALAN BAHAN BAKAR MINYAK SOLAR (Studi Putusan Nomor 268/Pid.B/LH/2022/PN.BPP). S1 thesis, universitas malikussaleh.
|
Text
cover.pdf Download (30kB) |
|
|
Text
ringkasan.pdf Download (208kB) |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (537kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (333kB) |
|
|
Text
SKRIPSI ALDO BARETO RAMBE.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Praktik penyimpanan dan penjualan kembali bahan bakar minyak dengan harga yang melambung di masyarakat telah menjadi bisnis yang menguntungkan. Namun, penting untuk menyadari bahwa penyimpanan bahan bakar minyak dalam jumlah yang melebihi batas yang ditetapkan oleh izin usaha resmi dari pemerintah daerah, dan kemudian menjualnya tanpa izin yang diperlukan, merupakan pelanggaran hukum. Tindakan tersebut dianggap sebagai tindak pidana, yang dapat dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi. Sangatlah penting bagi kita untuk mematuhi peraturan yang berlaku guna memastikan terciptanya pasar yang adil dan sah bagi semua. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kompleksitas ketentuan pidana terkait penyalahgunaan transportasi dan perdagangan bahan bakar diesel, khususnya berfokus pada penerapan hukum pidana sebagaimana dibuktikan oleh Putusan Nomor 268/Pid.B/LH/2022/PN.BPP. Tujuan kami adalah menganalisis secara menyeluruh kerangka hukum yang terkait dengan penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi pemerintah, sekaligus mengkaji interpretasi dan penegakan hukum terhadap hukum-hukum tersebut sebagaimana ditunjukkan dalam putusan tersebut. Melalui kajian ini, kami bertujuan untuk mengungkap kompleksitas akuntabilitas hukum dalam ranah bahan bakar bersubsidi serta transportasi dan perdagangannya. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan untuk mengkaji secara cermat peraturan perundang-undangan yang relevan dengan kasus yang sedang dibahas. Sifat penelitian ini ditandai dengan analisis deskriptif, yang memberikan pemahaman komprehensif tentang pokok bahasan. Putusan hakim dalam Putusan Nomor 268/Pid.B/LH/2022/PN.BPP terhadap mereka yang terlibat dalam penyalahgunaan transportasi dan penjualan solar bersubsidi menunjukkan bahwa pengadilan mengakui terpenuhinya unsurunsur yang diuraikan dalam Pasal 55, yang mengakibatkan hukuman yang mencakup penjara dan denda maksimum. Namun, praktik pengenaan denda maksimum tanpa mempertimbangkan secara memadai tingkat kerugian yang ditimbulkan menunjukkan ketidakseimbangan yang meresahkan dalam penerapan keadilan. Pendekatan ini gagal menegakkan prinsip-prinsip penting keadilan dan proporsionalitas dalam penjatuhan hukuman bagi mereka yang terlibat dalam penjualan dan pengangkutan solar dan gas bersubsidi secara ilegal. Untuk mengatasi kekurangan ini, reformasi hukum yang komprehensif sangat penting, yang bertujuan untuk menetapkan hukuman yang jelas dan adil bagi para pelanggar di bidang kritis ini.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Aldo Bareto Rambe |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 01:42 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 01:42 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17898 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




