SYAHRUL, RAZI (2020) KAJIAN EVEKTIVITAS LAMPU PENGATUR LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN MENGGUNAKAN METODE PKJI 2014 (STUDI KASUS SIMPANG EMPAT KRUENG GEUKUEH KABUPATEN ACEH UTARA). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
SYAHRUL RAZI-1.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
SYAHRUL RAZI-7.pdf Download (103kB) |
|
|
Text
SYAHRUL RAZI-17-20.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
SYAHRUL RAZI-84.pdf Download (98kB) |
|
|
Text
SYAHRUL RAZI.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
AJIAN EVEKTIVITAS LAMPU PENGATUR LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN MENGGUNAKAN METODE PKJI 2014 (STUDI KASUS SIMPANG EMPAT KRUENG GEUKUEH KABUPATEN ACEH UTARA) Oleh : Syahrul Razi Nim : 150110031 Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping Ketua Penguji Anggota Penguji : Lis Ayu Widari, ST., MT : M Kabir Ihsan, ST., MT : TM Ridwan, ST., MT : Muthmainnah, ST., MT ABSTRAK Kemacetan merupakan permasalahan lalu lintas yang sering terjadi di simpang empat Krueng Geukuh kabupaten Aceh Utara dikarenakan banyaknya volume lalu lintas yang melintasi kawasan tersebut, oleh karena itu diperlukan sistem Alat Pemberi isyarat Lalu Lintas (APILL) yang evektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja APILL yang ada pada simpang empat Krueng Geukuh serta merencanakan ulang sistem pembagian waktu APIIL jika pada kondisi awal tidak evektif. Perhitungan menggunakan panduan kapasitas jalan Indonesia (PKJI) 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah Survei yang dilakukan selama empat hari ( Minggu, Senin, Selasa dan Kamis) dan jam puncak pada hari minggu sore pukul 17.00 – 18.00 dengan volume kendaraan 2058 skr/jam. Dari hasil analisis kondisi eksisting nilai kapasitas C = 667 skr/jam dan derajat kejenuhan DJ = 0.986 pada pendekat timur, nilai kapasitas C = 667 skr/jam dan derajat kejenuhan DJ = 0.989 pada pendekat barat, nilai kapasitas C = 690 skr/jam dan niai derajat kejenuhan DJ = 0.568 pada pendekat utara, nilai kapasitas C = 1183 skr/jam dan nilai derajat kejenuhan DJ = 0.279 pada pendekat selatan, menunjukan bahwa kinerja simpang empat Krueng Geukuh pada kondisi eksisting saat jam puncak sudah mengalami kejenuhan. setelah dilakukannya perubahan waktu siklus dan pembagian ulang waktu hijau maka nilai kapasitas C = 1018 skr/jam dan nilai derajat kejenuhan DJ = 0.621 pada pendekat timur, nilai kapasitas C = 1004 skr/jam dan derajat kejenuhan DJ = 0.657 pada pendekat Barat, nilai kapasitas C = 637 skr/jam dan derajat kejenuhan DJ = 0.657 pada pendekat utara, nilai kapasitas C = 1108 skr/jam dan derajat kejenuhan DJ = 0.298 pada pendekat selatan. dari hasil perencanaan ulang maka dapat disimpulkan bahwa nilai derajat kejenuhan menjadi lebih kecil dan nilai kapasitas menjadi lebih besar Sehingga kinerja simpang menjadi lebih evektif. Kata Kunci: Simpang, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIIL), PKJI, Kapasitas, Derajat Kejenuhan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 22201 - Jurusan Teknik Sipil |
| Depositing User: | Khairiati Khairiati |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 01:38 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 01:38 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17856 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




