RINA, ZAHARA (2021) PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN DALAM LARUTAN ROOTONE-F TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK LADA (Piper nigrum L.). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
SKRIPSI FULL-1.pdf Download (52kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FULL-7.pdf Download (42kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FULL-13-15.pdf Download (89kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FULL-40-41.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
RINGKASAN RINA ZAHARA, 2019, Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman dalam Larutan Rootone-F Terhadap Pertumbuhan Setek Lada (Piper nigrum L.) Dibimbing Oleh Bapak Jamidi dan Muhammad Rafli. Lada (Piper nigrum L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan indonesia yang mampu menghasilkan deviso negara yang merupakan komoditas ekspor Intrenasional Indonesia yang produk rempah-rempah tertua yang di perdagangkan dipasar dunia lada indonesia sudah lama dikenal dunia baik lada putih maupun lada hitam. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ulee Reuleung, Kecamatan Dewantara. Kabupaten Aceh Utara dan Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Penelitian dilaksanakan pada bulan juli sampai september 2019. Penelitian setek tanaman lada ini menggunakan polybag yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktorial. Faktor perlakuan yang diberikan yaitu berupa pemberian Konsentrasi Larutan Rootone-F (K) dengan 3 taraf, dan Lama Perendaman (P) dengan 3 taraf. Dengan perincian Faktor pertama Konsentrasi Rootone-F (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu : K0:Tanpa Larutan Konsentrasi (kontrol) K1: Konsentrasi 100 ml / l K2: Konsentrasi 200 ml / l Faktor kedua Lama Perendeman (P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu : P1 :Lama Perendaman 3 jam P2 :Lama Perendaman 18 jam P3 : Lama Perendaman 24 jam. Dari perlakuan diatas maka yang diperoleh 9 kombinasi perlakuan, setiap kombinasi diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 144 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan Pemberian konsentrasi Rootone-F dan Lama perendaman tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tunas, jumlah tunas, jumlah daun, berat kering akar, berat basah akar, berat basah tajuk, berat kering tajuk pada umur 14, 21, 28, 35, dan 42 HST. Lama perendaman selama 18 jam berbeda nyata terhadap panjang tunas pada umur 35, 42 HST, Sedangkan pada lama perendaman tidak berbeda nyata pada jumlah daun, berat basah akar, dan berat kering akar diumur, berat basah tajuk,berat kering tajuk 14, 21, 28, 35, dan 42 HST. Terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi Rootone-F dengan lama perendaman pada parameter jumlah tunas.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > 54211 - Jurusan Agroekoteknologi |
| Depositing User: | Khairiati Khairiati |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 01:48 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 01:48 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17773 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




