EFRIYANI, NASUTION (2021) ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI KARET DI KECAMATAN BILAH HULU KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
BISSMILLAH SKRIPSI SIAP CETAK EFRI-1.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
BISSMILLAH SKRIPSI SIAP CETAK EFRI-6-7.pdf Download (86kB) |
|
|
Text
BISSMILLAH SKRIPSI SIAP CETAK EFRI-15-18.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
BISSMILLAH SKRIPSI SIAP CETAK EFRI-54-55.pdf Download (88kB) |
|
|
Text
BISSMILLAH SKRIPSI SIAP CETAK EFRI.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
RINGKASAN EFRIYANI NASUTION, Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usahatani Karet Di Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Dibimbing oleh MAWARDATI dan ADHIANA. Kecamatan Bilah Hulu merupakan kecamatan yang memiliki luas lahan karet terluas selain Kecamatan Bilah Barat, tetapi memiliki produktivitas yang rendah dibandingkan dengan Kecamatan Panai Hulu yang memiliki luas lahan rendah. Rendahnya produktivitas karet di Kecamatan Bilah Hulu kemungkinan disebabkan oleh efisiensi penggunaan input produksi. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengkombinasian faktor-faktor produksi agar dapat meningkatkan produksi dan produktivitas karet. Efisiensi produksi merupakan rasio yang mengukur produksi dari setiap unit faktor produksi yang digunakan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi karet rakyat dan apakah penggunaan faktor-faktor produksi usahatani karet di Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara sudah efisien. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini fungsi produksi Cobb-Douglas. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa secara serempak luas lahan, tenaga kerja, umur tanaman, jumlah pohon, pupuk KCl, dan cuka berpengaruh signifikan terhadap produksi karet. Secara parsial jumlah pohon, umur tanaman dan cuka berpengaruh signifikan terhadap produksi karet, sedangkan luas lahan dan pupuk KCl berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi karet. Kemudian variabel tenaga tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi karet. Berdasarkan penjumlahan elastisitas diperoleh usahatani karet berada pada tahan II (Decreasing return to scale) yang artinya penambahan faktor produksi akan menambah produksi tetapi tidak sebesar penambahan faktor produksi. Pada tahap II ini kegiatan usahatani yang dijalankan dikatakan sudah efisien. Kata Kunci: Efisiensi, Faktor-Faktor Produksi, Usahatani Karet
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > 54101 - Magister Agribisnis |
| Depositing User: | Khairiati Khairiati |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 01:46 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 01:46 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17770 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




