WISNU, RAHDIANSYAH NST (2022) GLOKALISASI KULINER TRADISIONAL (Studi Peran Ibu Sebagai Agen Sosialisasi Kuliner Lokal Tradisional Kekinian Pada Anak Usia Sekolah Dasar, Di Kecamatan Medan Barat). S2 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
Tesis Wisnu Rahdiansyah (206910101003)-1.pdf

Download (207kB)
[img] Text
Tesis Wisnu Rahdiansyah (206910101003)-13-14.pdf

Download (201kB)
[img] Text
Tesis Wisnu Rahdiansyah (206910101003)-15-23.pdf

Download (318kB)
[img] Text
Tesis Wisnu Rahdiansyah (206910101003)-155-156.pdf

Download (414kB)
[img] Text
Tesis Wisnu Rahdiansyah (206910101003).pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang Glokalisasi Kuliner Tradisional (Studi Tentang Peran Ibu Sebagai Agen Sosialisasi Kuliner Lokal Tradisional Kekinian Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Kecamatan Medan Barat Kota Medan). Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif, data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Perspektif teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori sosialisasi menurut Peter L. Beger yang terdiri dari ibu sebagai agen yang melahirkan glokalisasi pada kuliner lokal tradisional kekinian. Hasil dari temuan penelitian dilapangan bahwa terdapat perubahan yang dialami pada anak usia sekolah dasar dalam glokalisasi kuliner lokal tradisional kekinian. Pertama: Menunjukkan bahwa budaya kuliner cepat saji membentuk pola hidup para kaum anak usia sekolah dasar melalui pencipta, kuliner cepat saji dipilih karena bentuk kemasannya yang unik disajikan oleh kekonsumen yang akan menikmatinya. Sementara dunia sosial merupakan hasil perubahan dalam sistem kuliner cepat saji yakni hadirnya suatu aplikasi pesanantar berbasis ojek online tersebut. Kedua: Menunjukkan bahwa peran ibu dalam agen sosialisasi kuliner lokal tradisional kekinian pada anaknya sebagai pendidik, pengajar, dan pengasuh. Hasil yang diperoleh setelah ibu lakukan sebagai agen yang mensosialisasikan kuliner tersebut, anak tersebut harus mampu menunjukkan keberaniannya dalam membuat dan meyukai kuliner tradisional yang telah dibuatnya. Ketiga: Menunjukkan bahwa peran pemerintah belum tergolong efektif apabila dilihat dari tiga aspek tersebut yaitu: Regulator, Dinamisator, dan Fasilitator. Adapun kesimpulan di atas, maka peneliti memiliki 3 saran penting yaitu sebagai berikut ini; Pertama: Budaya pola konsumsi bagi anak usia sekolah dasar dibidang kuliner lokal tradisional harus mampu memunculkan proses adanya glokalisasi kuliner tersebut dikalangan masyarakat setempat. Kedua: Khusus para ibu kepada anaknya, agar kiranya dapat menerima dengan baik terhadap kuliner lokal tradisional di dalam kebudayaan kita sendiri. Ketiga: Bagi pemerintah daerah agar mempersiapkan peraturan tersendiri dalam bidang kuliner lokal tradisional, supaya kedepannya budaya kita tetap terus terjaga dan tidak tergerus oleh masuknya budaya kuliner dari luar, dan bisa diterima oleh budaya dari luar. Kata kunci: Sosialisasi, Kuliner Lokal Tradisional Kekinian.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Pascasarjana > 69101 - Magister Sosiologi
Depositing User: Khairiati Khairiati
Date Deposited: 19 Jan 2026 01:58
Last Modified: 19 Jan 2026 01:58
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17671

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by