Almira, Raini Dwi (2026) ANALISIS RESPON SEISMIK TANAH PADA GEDUNG LABORATORIUM ENERGI TERBARUKAN UNIVERSITAS MALIKUSSALEH MENGGUNAKAN METODE LINEAR. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
Raini Dwi Almira_210110207_Cover.pdf

Download (23kB)
[img] Text
Raini Dwi Almira_210110207_Abstrak.pdf

Download (9kB)
[img] Text
Raini Dwi Almira_210110207_Bab 1.pdf

Download (14kB)
[img] Text
Raini Dwi Almira_210110207_Daftar Pustaka.pdf

Download (22kB)
[img] Text
Raini Dwi Almira_210110207_ANALISIS RESPON SEISMIK TANAH PADA GEDUNG__LABORATORIUM ENERGI TERBARUKAN UNIVERSITAS__MALIKUSSALEH MENGGUNAKAN METODE LINEAR_.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Potensi risiko seismik penting untuk perencanaan struktur tahan gempa di lokasi penelitian, khususnya dalam memperhitungkan karakteristik respons spektrum dan amplifikasi tanah guna mitigasi risiko gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon seismik tanah pada situs Gedung Laboratorium Energi Terbarukan Universitas Malikussaleh menggunakan metode linear dengan perangkat lunak Deepsoil. Data yang digunakan berupa nilai N-SPT dari dua titik bor (BH-1 dan BH-2) untuk menentukan kecepatan gelombang geser (Vs) dan klasifikasi kelas situs tanah berdasarkan SNI 2833-2016. Ground motion dari gempa Kocaeli dan Coyote digunakan sebagai input dalam analisis respons spektrum. Analisis respons spektrum pada BH-1 menunjukkan percepatan puncak mencapai 2,2g pada lapisan permukaan untuk ground motion Kocaeli dan 0,95g untuk gempa Coyote. Di lapisan terdalam, nilai percepatan menurun menjadi 0,79g (Kocaeli) dan 0,52g (Coyote). Pada BH-2, percepatan puncak permukaan tanah adalah 1,50g untuk gempa Kocaeli dan 1,99g untuk gempa Coyote, dengan penurunan hingga 0,7g dan 0,49g di lapisan terdalam. Nilai amplifikasi percepatan berdasarkan metode SNI 2833-2016 menunjukkan faktor Fa sebesar 1,581 (BH-1) dan 1,290 (BH-2) untuk periode pendek, sedangkan faktor Fv untuk periode 1 detik masing-masing 1,851 (BH-1) dan 1,526 (BH-2). Hasil simulasi dengan Deepsoil mengonfirmasi bahwa amplifikasi konteks tanah yang lunak cenderung lebih tinggi daripada tanah yang keras, mempengaruhi besarnya respons seismik yang berpotensi menyebabkan risiko kerusakan pada struktur bangunan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > 22201 - Jurusan Teknik Sipil
Depositing User: rain raini almira
Date Deposited: 13 Jan 2026 02:08
Last Modified: 13 Jan 2026 02:08
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17642

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by