Marjana, Marjana (2025) MANAJEMEN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN KIMIA DI STASIUN WATER TREATMENT DENGAN PENDEKATAN MMSL DAN ROP PADA PT. BAKRIE SUMATERA PLANTATION TBK. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
Marjana_210130008_Cover.pdf Download (16kB) |
|
|
Text
Marjana_210130008_Abstrak.pdf Download (8kB) |
|
|
Text
Marjana_210130008_Bab 1.pdf Download (149kB) |
|
|
Text
Marjana_210130008_Daftar pustaka.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
Marjana_210130008_manajemen pengendalian persediaan bahan kimia di stasiun water treatment dengan pendekatan mmsl dan rop pada pt. bakrie sumatera plantation tbk.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Industri kelapa sawit membutuhkan sistem pengolahan air yang konsisten untuk mendukung keberlangsungan produksi. PT. Bakrie Sumatera Plantation Tbk menggunakan bahan kimia Alum, Soda Ash, dan Sulfuric Acid di stasiun water treatment, namun fluktuasi penggunaan serta keterbatasan ruang gudang menimbulkan risiko kekurangan maupun kelebihan stok. Penelitian ini bertujuan memperkirakan kebutuhan bahan kimia tahun 2025 serta menentukan parameter pengendalian persediaan berupa safety stock, reorder point, minimum, maksimum, dan jumlah pemesanan optimal. Metode peramalan yang diuji meliputi time series (smoothing dan regresi) serta causal dengan pengukuran akurasi berdasarkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan metode peramalan bergantung pada karakteristik masing-masing bahan kimia. Sulfuric acid paling akurat diprediksi dengan metode double exponential smoothing dengan MAPE 9,5. Alum lebih sesuai menggunakan metode moving average dengan MAPE 11,9, sedangkan soda ash memiliki tingkat kesalahan terkecil menggunakan metode moving average dengan MAPE 16,61. Berdasarkan hasil perhitungan persediaan, diperoleh bahwa untuk alum diperlukan safety stock sebesar 342,486 kg, minimum stock 439,810 kg, maksimum stock 1.218,105 kg, pemesanan optimal 793,556 kg, dan ROP 821,327 kg. Untuk soda ash, safety stock sebesar 210,112 kg, minimum stock 214,883 kg, maksimum stock 458,237 kg, pemesanan optimal 248,125 kg, dan ROP 334,174 kg. Sedangkan untuk sulfuric acid, safety stock mencapai 434,736 kg, minimum stock 473,431 kg, maksimum stock 2.446,876 kg, pemesanan optimal 2.012,140 kg, dan ROP 1.440,806 kg. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan melakukan evaluasi model peramalan secara berkala, minimal setiap enam bulan sekali, serta memperluas periode penelitian agar mencakup data musiman yang lebih panjang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengendalian persediaan bahan kimia guna mendukung keberlangsungan operasional pabrik secara optimal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 26201 - Jurusan Teknik Industri |
| Depositing User: | marjana jana |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 03:27 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 03:27 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17589 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




