NABILA, RAIHAN (2025) Peran Satgas Bea Cukai Dalam Pencegahan Tindak Pidana Penyelundupan Rokok Ilegal Di Wilayah Kota Lhokseumawe. S1 thesis, universitas malikussaleh.

[img] Text
COVER.pdf

Download (80kB)
[img] Text
RINGKASAN.pdf

Download (14kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (269kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (143kB)
[img] Text
RAIHAN NABILA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penyelundupan rokok ilegal yang diatur dalam Undang-Undang No. 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan umumnya dilakukan melalui peredaran rokok tanpa pita cukai, pita cukai palsu, atau yang tidak sesuai peruntukannya. Praktik ini menimbulkan kerugian besar bagi negara karena hilangnya penerimaan cukai, menciptakan persaingan usaha tidak sehat, merugikan produsen legal, serta membahayakan masyarakat akibat tidak melalui standar mutu dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Bea Cukai melakukan pencegahan tindak pidana penyelundupan rokok ilegal di wilayah Kota Lhokseumawe dan mendeskripsikan kendala dan upaya Bea Cukai melakukan pencegahan tindak pidana penyelundupan rokok ilegal di wilayah Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dipakai dalam penelitian ini memakai analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satgas Bea Cukai Kota Lhokseumawe menjalankan pencegahan penyelundupan rokok ilegal secara menyeluruh melalui pengawasan berbasis intelijen, penindakan langsung, koordinasi lintas sektor, dan kegiatan edukasi kepada masyarakat. Pengawasan aktif memungkinkan identifikasi potensi pelanggaran yang kemudian ditindaklanjuti melalui sanksi administratif maupun pidana, sehingga memberikan efek jera bagi pelaku. Meskipun demikian, upaya ini menghadapi kendala berupa keterbatasan personel yang tidak sebanding dengan luasnya wilayah pengawasan, yang mencakup satu kota dan empat kabupaten, serta tanggung jawab pengawasan terhadap barang terlarang lain seperti narkotika dan psikotropika. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Satgas menerapkan pendekatan kolaboratif dan preventif dengan koordinasi bersama kepolisian, TNI, Satpol PP, dan WH, sekaligus melakukan edukasi berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dan aparatur pemerintah, sehingga peredaran dan konsumsi rokok ilegal dapat ditekan secara efektif. Satgas Bea Cukai Kota Lhokseumawe berperan penting dalam mencegah peredaran rokok ilegal melalui pengawasan, penindakan, koordinasi lintas sektor, dan edukasi masyarakat. Meski menghadapi keterbatasan personel dan wilayah pengawasan yang luas, pendekatan kolaboratif dan edukatif terbukti efektif. Disarankan penambahan personel dan sarana operasional untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan respons terhadap pelanggaran.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > 74201 - Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: RAIHAN NABILA
Date Deposited: 02 Jan 2026 08:53
Last Modified: 02 Jan 2026 08:53
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17498

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by