MAULIDA, MAULIDA (2025) PEMBERDAYAAN PETANI KOPI DI DESA REJE GURU KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.

[img] Text
COVER MAULIDA.pdf

Download (40kB)
[img] Text
ABSTRAK MAULIDA.pdf

Download (120kB)
[img] Text
BAB 1 MAULIDA.pdf

Download (281kB)
[img] Text
DAPUS MAULIDA.pdf

Download (271kB)
[img] Text
SKRIPSI MAULIDA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pemberdayaan petani kopi di Desa Reje Guru, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya efektivitas program pemberdayaan yang selama ini lebih kepada bantuan fisik seperti pupuk, bibit, dan alat pertanian tanpa diiringi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga sebagian petani belum mampu mengelola usaha tani secara mandiri dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi proses pemberdayaan petani kopi serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan mengacu pada teori Wrihatnolo (2007) melalui tiga indikator: penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan. Pemberdayaan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan budidaya kopi berkelanjutan, penyuluhan pengolahan pascapanen, pembentukan kelompok tani sebagai wadah pembelajaran, serta pemberian akses terhadap sarana pertanian, modal usaha, dan jaringan pemasaran. Program tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian petani.Namun, proses pemberdayaan belum optimal. Hambatan yang ditemukan meliputi rendahnya partisipasi petani, keterbatasan waktu karena pekerjaan di kebun, minimnya bimbingan teknis lanjutan, serta lemahnya kemampuan menerapkan inovasi baru. Faktor pendukung mencakup semangat petani dan dukungan pemerintah daerah, sementara faktor penghambat berasal dari kurangnya koordinasi antar-lembaga, keterbatasan sarana pendukung, dan rendahnya pemahaman terhadap teknologi pertanian modern. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa program pemberdayaan telah berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Meski demikian, diperlukan pendampingan berkelanjutan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi lebih kuat antara pemerintah, penyuluh, koperasi, dan lembaga terkait agar manfaat pemberdayaan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh petani.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik
Depositing User: MAULIDA MAULIDA
Date Deposited: 19 Dec 2025 08:41
Last Modified: 19 Dec 2025 08:41
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17382

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by