BR SITEPU, AMELIA SARI (2025) KONFLIK PEREBUTAN LAHAN ANTARA PT. RIAU AGUNG KARYA ABADI (PT. RAKA) DENGAN MASYARAKAT (Studi Kasus di Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar). S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER AMELIA SARI BR SITEPU.pdf Download (117kB) |
|
|
Text
ABSTRAK AMELIA SARI BR SITEPU.pdf Download (405kB) |
|
|
Text
BAB 1 AMELIA SARI BR SITEPU.pdf Download (445kB) |
|
|
Text
DAPUS AMELIA SARI BR SITEPU.pdf Download (491kB) |
|
|
Text
SKRIPSI AMELIA SARI BR SITEPU.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses terjadinya konflik perebutan lahan antara PT. Riau Agung Karya Abadi (PT. RAKA) dengan masyarakat Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, bentuk-bentuk konflik yang terjadi, serta upaya damai yang dilakukan dalam penyelesaian konflik tersebut.Konflik ini memunculkan berbagai bentuk kekerasan seperti penggusuran paksa, intimidasi oleh kelompok bayaran, hingga pembakaran rumah dan posko warga. Teori konflik Lewis A. Coser digunakan untuk menganalisis dinamika konflik realistis yang muncul akibat ketimpangan kekuasaan dan benturan kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari informan utama, kunci dan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik bermula pada tahun 2003 saat masyarakat membuka dan mengelola lahan secara mandiri berdasarkan izin lisan dari Kepala Desa. Namun, pada tahun 2006 PT. RAKA mengklaim lahan tersebut sebagai bagian dari wilayah usahanya tanpa memiliki Hak Guna Usaha (HGU) yang sah. Hal ini memicu penggusuran paksa terhadap 144 rumah warga serta tindakan intimidasi oleh pihak perusahaan. Konflik kemudian berkembang menjadi perjuangan agraria yang melibatkan Serikat Petani Indonesia (SPI) sebagai bentuk perlawanan terhadap dominasi perusahaan.Berdasarkan teori konflik Lewis A. Coser, konflik ini tergolong sebagai konflik realistis yang muncul akibat benturan kepentingan konkret terhadap sumber daya lahan. Meskipun menimbulkan dampak destruktif seperti kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan, konflik ini juga memperkuat solidaritas internal masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak mereka. Upaya penyelesaian konflik dilakukan melalui mediasi pemerintah daerah, advokasi oleh SPI, dan laporan hukum ke DPRD serta BPN.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 69201 - Jurusan Sosiologi |
| Depositing User: | Amelia Sari Br Sitepu |
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 04:43 |
| Last Modified: | 15 Dec 2025 04:43 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/17196 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




