Wonda, Yerman (2026) GAMBARAN STRESS AKADEMIK PADA MAHASISWA PAPUA DI PROVINSI ACEH. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER Yerman Wonda.pdf Download (104kB) |
|
|
Text
ABSTRAK Yerman Wonda.pdf Download (163kB) |
|
|
Text
BAB 1 Yerman Wonda.pdf Download (399kB) |
|
|
Text
DAPUS Yerman Wonda.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
SKRIPSI Yerman Wonda.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di Provinsi Aceh menghadapi tuntutan akademik sekaligus proses penyesuaian terhadap lingkungan sosial dan budaya yang berbeda. Kondisi tersebut menjadi sumber tekanan dan berpotensi menimbulkan stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres akademik pada mahasiswa Papua di Provinsi Aceh dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi 234 mahasiswa dan sampel 147 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Responden berasal dari 4 universitas di Aceh yaitu Universitas Malikussaleh, Universitas Syiah Kuala, Politeknik Lhokseumawe, dan Universitas Samudera. Data dikumpulkan menggunakan skala stres akademik berdasarkan Gadzella (1991), meliputi aspek stressor akademik, yaitu frustrasi, konflik, tekanan, perubahan, dan pemaksaan diri, serta reaksi terhadap stressor akademik, meliputi reaksi fisik, emosional, perilaku, dan kognitif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum stres akademik berada pada kategori sedang, yaitu 96 mahasiswa (65,3%), 19 mahasiswa (12,9%) berada pada kategori rendah, 21 mahasiswa (14,3%) berada pada kategori tinggi, dan 11 mahasiswa (7,5%) tidak terkategorisasi. Berdasarkan jenis kelamin, mahasiswa laki-laki mayoritas berada pada kategori sedang sebesar 69,2% (54 mahasiswa), sedangkan mahasiswa perempuan sebesar 65,2% (45 mahasiswa). Berdasarkan universitas, mahasiswa dari Universitas Malikussaleh, Politeknik Lhokseumawe, Universitas Samudera, dan Universitas Syiah Kuala secara umum menunjukkan stres akademik pada aspek stressor dalam kategori sedang sebesar 62,6%, sedangkan reaksi terhadap stressor akademik berada pada kategori sedang sebesar 66,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa Papua masih mampu menghadapi dan mengelola tuntutan akademik, meskipun tetap mengalami tekanan dalam proses perkuliahan dan penyesuaian terhadap lingkungan pendidikan di Provinsi Aceh.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > 73201 - Program Studi Psikologi |
| Depositing User: | Yerman YR Wonda |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:19 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:19 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23811 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




