SAFIRA, CUT PUTRI (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN DI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA (DP3AP2KB) KOTA LHOKSEUMAWE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER CUT.pdf Download (725kB) |
|
|
Text
ABSTRAK CUT.pdf Download (560kB) |
|
|
Text
BAB 1 CUT.pdf Download (546kB) |
|
|
Text
DAPUS CUT.pdf Download (483kB) |
|
|
Text
SKRIPSI CUT SAFIRAA.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Implementasi Program Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan di DP3AP2KB Kota Lhokseumawe”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Lhokseumawe sehingga diperlukan implementasi program perlindungan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn dengan empat indikator, yaitu standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antarorganisasi, dan sikap para pelaksana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program secara umum telah berjalan cukup baik, didukung oleh standar dan sasaran kebijakan sebagai pedoman pelaksanaan, komunikasi antarorganisasi melalui koordinasi lintas sektor, serta komitmen para pelaksana dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada korban. Namun, implementasi program belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, serta sarana dan prasarana, di samping penyebarluasan informasi mengenai layanan perlindungan yang belum sepenuhnya menjangkau seluruh kelompok sasaran. Hambatan eksternal juga masih ditemukan, seperti rendahnya keberanian untuk melapor, kurangnya pemahaman masyarakat, stigma terhadap korban, dan budaya patriarki. Hambatan tersebut tidak menghentikan pelaksanaan program, tetapi memengaruhi jangkauan dan optimalitas pelayanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas program perlu ditingkatkan melalui penguatan sumber daya, perluasan sosialisasi mengenai mekanisme pelaporan dan layanan perlindungan, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | CUT PUTRI SAFIRA |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 08:53 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 08:53 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23704 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




