MANURUNG, FAHRAN SHAFA (2026) PENGARUH VARIASI SUSUNAN SERAT KARBON DAN SERAT NANAS TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN BENDING DENGAN MATRIK RESIN EPOXY. S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.

[img] Text
COVER.pdf

Download (212kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (207kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (258kB)
[img] Text
DAPUS.pdf

Download (223kB)
[img] Text
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (28MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arah anyaman pada serat karbon dan fraksi volume serat daun nanas terhadap kekuatan tarik material komposit berbasis resin epoxy. Pada material komposit berpenguat serat anyam pada serat karbon dan searah pada serat nanas dengan variasi susunan serat karbon 20% dan resin epoxy 80 % lalu dengan variasi susunan serat nanas 20% dan resin epoxy 80 %, variasi susunan serat hybrid dengan serat nanas 20%, 5% serat karbon dan resin epoxy 75 % , pada komposit dengan ketebalan 5 mm dan orientasi arah serat anyam pada serat karbon. Pengujian kekuatan tarik dilakukan sesuai standar ASTM D3039 menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa susunan serat karbon menghasilkan kekuatan tarik rata-rata tertinggi yaitu sebesar 224,95 MPa, jauh melampaui susunan serat nanas dengan nilai kekuatan tarik sebesar 70,41 MPa dan susunan hybrid dengan nilai kekuatan tarik sebesar 102,51 MPa. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya serat karbon dalam laminat menjadi faktor penentu utama kekuatan tarik, karena serat karbon memiliki modulus dan kekuatan tarik intrinsik yang jauh lebih tinggi dibanding serat alam. Pada pengujian bending, pola yang muncul justru berbeda, susunan hybrid menghasilkan kekuatan bending tertinggi 129,14 MPa, melampaui susunan serat karbon murni dengan kekuatan bending sebesar 84,49 MPa, dan serat nanas murni dengan kekuatan bending sebesar 72,42 Mpa. Namun pengujian bending susunan serat hybrid lah yang paling optimal, pada pengujian bending penambahan serat nanas ke dalam susunan serat karbon (membentuk hybrid) tidak menjatuhkan performa material secara signifikan, tetapi justru meningkatkan kekuatan pada aspek yang tidak dimiliki serat karbon secara optimal, yaitu ketahanan lentur (bending).

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > 21201 - Jurusan Teknik Mesin
Depositing User: FAHRAN SHAFA MANURUNG
Date Deposited: 19 Oct 2026 06:44
Last Modified: 19 Oct 2026 06:44
URI: https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23663

Actions (login required)

View Item View Item

Latest Collections

Top Downloaded Items

Top Authors

This repository has been indexed by