Budi, Setia (2026) Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) Pada Proyek Rekontruksi Jembatan Kampung Lelumu Kec.Pegasing Kab.Aceh Tengah, Aceh. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
cover budi.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
abstrak budi.pdf Download (410kB) |
|
|
Text
bab 1 budi.pdf Download (412kB) |
|
|
Text
dapus budi.pdf Download (543kB) |
|
|
Text
SETIA BUDI.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
Abstract
Proyek rekonstruksi jembatan di daerah rawan bencana memiliki risiko tinggi, sehingga menuntut penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat efektivitas penerapan SMKK serta mengidentifikasi faktor-faktor yang paling dominan mempengaruhinya pada Proyek Rekonstruksi Jembatan Kampung Lelumu, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang didukung oleh data kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan proyek, yang meliputi manajer proyek, pengawas lapangan, mandor, operator, dan tenaga kerja lapangan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif, regresi linear berganda, dan uji ANOVA. Variabel independen yang dianalisis mencakup faktor pekerja, metode kerja, peralatan kerja, pengawasan, dan lingkungan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penerapan SMKK pada proyek ini mencapai persentase sebesar enam puluh sembilan koma enam nol persen, yang masuk dalam kategori efektif. Hasil analisis regresi linear berganda membuktikan bahwa kelima variabel secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap efektivitas SMKK. Dari kelima variabel tersebut, faktor pekerja merupakan elemen yang paling dominan dalam mempengaruhi efektivitas dengan nilai koefisien beta terstandarisasi sebesar nol koma empat lima lima. Selain itu, hasil pengujian ANOVA menunjukkan adanya perbedaan persepsi yang signifikan terkait tingkat efektivitas SMKK berdasarkan jabatan responden. Kesimpulan utama dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk senantiasa meningkatkan efektivitas keselamatan kerja secara menyeluruh, pihak pelaksana dan manajemen proyek konstruksi harus selalu memprioritaskan peningkatan kualitas serta kedisiplinan pekerja melalui serangkaian program pelatihan keselamatan rutin, beserta pengawasan yang sangat ketat, dan juga arahan harian secara langsung di lapangan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > 22201 - Jurusan Teknik Sipil |
| Depositing User: | SETIA BUDI |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 06:22 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 06:22 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23598 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




