VERA, LIANA (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN E-PRESENSI DI KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA LHOKSEUMAWE. S1 thesis, Universitas Malikussaleh.
|
Text
COVER LIANA VERA.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
ABSTRAK LIANA VERA.pdf Download (293kB) |
|
|
Text
BAB 1 LIANA VERA.pdf Download (364kB) |
|
|
Text
DAPUS LIANA VERA.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
SKRIPSI LIANA VERA.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Implementasi kebijakan e-presensi di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Lhokseumawe mulai diterapkan pada tahun 2022 sebagai pengganti absensi manual berbasis buku. Penerapan sistem ini bertujuan meningkatkan efektivitas pencatatan dan rekapitulasi kehadiran serta mendukung pengawasan kedisiplinan pegawai. E-presensi memberikan kemudahan dalam pengelolaan kehadiran, termasuk bagi pegawai yang bertugas di luar kantor. Pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kemampuan sebagian pegawai dalam menggunakan teknologi, gangguan server, keterbatasan akses pada perangkat iOS, serta masih adanya pegawai yang belum sepenuhnya melakukan absensi sesuai ketentuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan e-presensi di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di kota Lhokseumawe serta hambatannya dengan menggunakan teori implementasi Edward III melalui metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-presensi di BAPPEDA Kota Lhokseumawe masih belum optimal. Aksesibilitas aplikasi masih terkendala jaringan, server, error, keterlambatan data, dan kompatibilitas perangkat, sedangkan adaptasi teknologi dalam penerapan e-presensi di BAPPEDA Kota Lhokseumawe telah berjalan dengan baik secara bertahap. Meskipun pada awalnya sebagian pegawai mengalami kesulitan, arahan, pelatihan, pendampingan, serta penggunaan aplikasi secara rutin membantu pegawai menyesuaikan diri dan mampu menggunakan epresensi secara mandiri. Hambatan implementasi e-presensi terdiri atas faktor internal dan eksternal. Hambatan internal meliputi perbedaan pemahaman dan kemampuan pegawai dalam menggunakan aplikasi serta kebutuhan arahan dan koordinasi ulang. Hambatan eksternal berupa ketidakstabilan jaringan internet dan gangguan teknis aplikasi. Meskipun demikian, dukungan pimpinan, penerimaan pegawai, serta prosedur pelaksanaan yang jelas telah mendukung penerapan epresensi di BAPPEDA Kota Lhokseumawe.. Diharapkan BAPPEDA Kota Lhokseumawe dapat mempertahankan kualitas implementasi e-presensi yang telah berjalan baik serta meningkatkan aspek sumber daya melalui pelatihan, pendampingan, dan peningkatan literasi digital pegawai agar penerapan sistem dapat berlangsung lebih efektif dan optimal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | LIANA VERA |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 06:22 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 06:22 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23497 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




