SULAIMAN, HANNAN (2026) IMPLEMENTASI QANUN KABUPATEN BIREUEN NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH DALAM PENYEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN. S1 thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.
|
Text
COVER.pdf Download (139kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (410kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (369kB) |
|
|
Text
DAPUS.pdf Download (344kB) |
|
|
Text
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (22MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 7 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah dalam penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian berasal dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum (PU), organisasi dan komunitas lingkungan, tenaga lapangan, serta masyarakat. Analisis implementasi menggunakan teori Van Meter dan Van Horn, sedangkan faktor penghambat dianalisis menggunakan teori Mazmanian dan Sabatier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 7 Tahun 2013 dalam penyediaan RTH belum berjalan optimal. Hal ini terlihat dari capaian RTH tahun 2024 sebesar 137,5 hektar atau 8,13% dari luas Kecamatan Kota Juang sebesar 1.690,87 hektar, sementara target yang ditetapkan adalah paling sedikit 30%. Pelaksanaan penyediaan RTH telah didukung melalui perencanaan, pemeliharaan, penghijauan, dan pengelolaan beberapa ruang terbuka, namun pelaksanaannya belum mampu memenuhi target yang ditetapkan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan lahan, tekanan pembangunan wilayah perkotaan, keterbatasan sumber daya pemerintah daerah, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, dukungan pemerintah daerah yang belum maksimal, dan partisipasi masyarakat yang masih terbatas. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyediaan RTH di Kecamatan Kota Juang masih menghadapi berbagai kendala sehingga capaian RTH belum sesuai dengan ketentuan Qanun. Saran yang diberikan yaitu pemerintah daerah perlu memperkuat perencanaan dan pengendalian pemanfaatan ruang, meningkatkan dukungan anggaran dan sumber daya, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam penyediaan dan pemeliharaan RTH secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > 63201 - Jurusan Administrasi Publik |
| Depositing User: | HANNAN SULAIMAN |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 06:50 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 06:50 |
| URI: | https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/23424 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




